Kapolres Banyuasin Pimpin Apel di KPU Persiapan Pengamanan Rapat Pleno Terbuka

Banyuasin – Meteorsumatera

Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK menegaskan pihaknya menerapkan pengamanan maksimum menjamin kelancaran rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar hari ini, Rabu 28 Februari 2024.

Kesiapan pengamanan tersebut diawali dengan pelaksanaan Apel seluruh personel gabungan di depan halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin sebagai lokasi pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2024.

“Ratusan Personel gabungan dari Brimob, TNI, Polres dan Satpol PP yang terlibat dalam pengamanan rapat pleno terbuka ini telah siap kita siagakan,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK kepada wartawan usai memimpin Apel tersebut.

Dijelaskan Kapolres, seluruh Personel gabungan telah dikerahkan mengamankan tiga ring pengamanan yang sudah disiapkan, tepatnya di pagar pintu masuk KPU, (ring 1), loby KPU (ring 2) dan pintu masuk ruang pleno terbuka (ring 3).

“SOP pemeriksaan fisik dan barang bawaan menggunakan metal detector juga akan diterapkan terhadap seluruh peserta rapat pleno terbuka, guna menghindari barang-barang berbahaya masuk dalam ruang rapat pleno,” ungkap dia.

“Kesiapan kami TNI-Polri dan Satpol PP, sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat dan juga penyelanggara dalam melaksanakan tugasnya. Intinya tugas kami adalah di luar, di dalam ruang pleno kami tidak ikut campur karena itu ranahnya penyelenggara Pemilu,”tegas dia.

Diharapkan dengan penerapan super maksimum security yang dilakukan, dapat menjamin ketertiban dan keamanan saat rapat pleno rekapitulasi suara berlangsung.

“Kami bertanggung jawab atas keamanan jalan rapat pleno kabupaten meliputi keamanan orang yang mengikuti jalannya rapat pleno, barang yaitu kotak suara dan komponen kepemiluan lainya termasuk tempat lokasi dilaksanakan pleno,” terangnya.

Kapolres Banyuasin juga mengimbau kepada seluruh simpatisan dan para pendukung parpol ataupun Caleg agar tertib dan tidak membuat kegaduhan saat rapat plano berlangsung.

“Bagi yang merasa tidak puas terhadap hasil pemilu silahkan menempuh jalur-jalur yang sudah disediakan dalam undang-undang. Jangan menggunakan cara-cara anarkis yang dapat menimbulkan tindak pidana gangguan kamtibmas. Jika itu terjadi kami akan tindak tegas,” tutup dia. (Hms)