Terkait Penggunaan Klalpot Brong, Kapolres Banyuasin Keluarkan Maklumat

Banyuasin – Meteorsumatera

Masih menggunaan knalpot brong bagi penguna kendaraan bermotor di Wilayah Hukum Polres Banyuasin, sebaiknya mulai saat ini dihantikan karena Kapolres Banyuasin dan jajaran menegaskan akan memerangi pengguna knalpot brong tersebut di Wilayah Hukum Polres Banyuasin. Terbukti Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIk telah mengeluarkan Maklumat terkait larangan tersebut.

Adapun maklumat Kapolres Banyuasin Nomor : Mak/75/1/2024 tentang larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (Bising/Brong) di wilayah hukum Polres Banyuasin.

1. Bahwa mempertimbangkan maraknya penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (Bising/Brong) dijalan sehingga dapat mengganggu ketentraman dan
kenyamanan masyarakat.

2. Guna memberikan rasa keamanan, kenyamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas, dengan ini Kepala Kepolisian Resor Banyuasin
mengeluarkan maklumat :
A. Bagi pelaku usaha yang memproduksi, menjual, dan memperdagangkan kendaraan bermotor dan knalpot kendaraan bermotor wajib mematuhi Perundang – undangan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor : 56 Tahun 2019 tentang baku mutu kebisingan kendaraan bermotor.

B. Bagi pengguna motor dijalan raya tidak diperbolehkan menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (Bising/Brong) sebagaiman diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan Pasal 285 ayat 1 yang berbunyi setiap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan seperti spion, Lampu utama, Lampu rem, klakson, pengukur kecepatan dan knalpot, dipidana dengan pidana atau denda.

2. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan
perundang – undangan.

3. Demikian maklumat ini untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Terkait maklumat ini, Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK menyebut, upaya penindakan akan dilakukan secara terstruktur dan masif. Termasuk untuk upaya sosialisasi dan peringatan kepada pengguna atau bengkel-bengkel yang memproduksi dan mendistribusikan knalpot brong.

“Selain karena melanggar aturan, penggunaan knalpot brong disebut bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan lain. Dia juga mencontohkan adanya kasus di mana penggunaan knalpot brong bisa memicu konflik,” ujar Kapolres.

“Dari aspek hukum ini melanggar aturan hukum dalam berlalu lintas pasal 285, pasal 210, pasal 48, dan pasal 64. Pihak dari Polres Banyuasin akan bergerak melakukan upaya-upaya sebelum pelaksanaan kampanye Pilpres secara terbuka,” pungkas dia. (Hms)