Tersangka Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun Akhirnya Diamankan Polsek Lais

  • Bagikan

MUBA – Meteorsumatera

Seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial “DS” akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian atas dugaan pengeroyokan terhadap korbannya sesama pelajar inisial “RA” 16 tahun warga Dusun 1 Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA). Tersangka sendiri merupakan warga Desa Teluk Kecamatan Lais, MUBA. Tak terima anaknya di keroyok hingga terluka, orang tua korban Reni Restalina Binti M Husen melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Lais Polres Musi Banyuasin, Senin 19 September 2022.

Kapolres MUBA, AKBP Siwandi melalui Kapolsek Lais Iptu Hendra Sutisna ketika dikonfirmasikan media ini membenarkan peristiwa tersebut,”Benar, orang tua korban pengeroyokan telah melaporkan peristiwa anaknya bernama RA, berstatus pelajar diduga telah dikeroyok oleh sesama pelajar yakni DS dan kawan kawan, tindak pidana “Pengeroyokan” Sebagaimana dimaksud dalam *”Pasal 170 KUHPidana” dengan pendekatan RESTORATIVE JUSTICE, Oleh Unit Reskrim Polsek Lais,”jelas Kapolsek.

Begini kronologis kejadiannya ujar Perwira Polisi Dua Balok Dipundak tersebut, Pada hari Senin, 19 September 2022 sekira pukul 09.00 Wib didepan SDN II Desa Teluk Kec. Lais Kab. Muba telah terjadi tindak pidana Pengeroyokan terhadap korban yang diduga dilakukan oleh pelaku DS dkk. Dengan cara pelaku menusukan kunci ke arah kepala korban sebanyak 2 Kali, dan pelaku yang lain memukul bagian badan belakang korban dengan mengunakan kayu.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk dikepala dan luka memar di belakang badan dan korban pun melapor ke Polsek Lais untuk proses hukum lebih lanjut.

Kini kasus terebut telah dilakukan Restorative Justice, hari ini Selasa 27 September 2022 telah datang Pelapor/Korban dengan membawa Surat Perdamaian dan Surat Permohonan Pencabutan Laporan yang di buat Pelapor kemudian korban menerangkan bahwa antara Korban dan Pelaku telah bersepakat berdamai dan tidak akan melanjutkan persoalan antara mereka secara hukum melainkan merka mengingkinkan di selesaikan secara Kekeluargaan di karenakan ketiga pelaku masih anak anak, tutup Kapolsek. (Imam)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *