Carateker Bupati MUBA Harus Sesuai Ketentuan Perundang Undangan, Paham dan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan dan Tata Kelola Keuangan

  • Bagikan
Muhammad Nasir Bersama Tokoh Masyarakat Desa Sugi Waras, MUBA

Palembang – Meteorsumatera

Menjelang berakhirnya masa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (MUBA) pada 22 Mei 2022 nanti, maka Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) akan menunjuk salah satu pejabat terpilih untuk menduduki kekosongan kursi Bupati MUBA sebagai Carateker atau Penjabat (PJ) Bupati MUBA sampai dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) MUBA November 2024 mendatang.

Saat ini Beni Hernedi, SIP masih menjabat Pelaksana Tugas Bupati Musi Banyuasin. Berdasarkan informasi yang santer dilapangan bahwa sekarang Gubernur Sumsel H Herman Deru sudah mengantongi tiga nama dan setelah digodok akan terpilih satu nama untuk menjadi Carateker atau PJ Bupati MUBA sehingga tidak terjadi kekosongan tampuk kekuasaan orang nomor wahid di Bumi Serasan Sekate tersebut.

Ketiga nama yang mencuat dikalangan masyarakat MUBA tersebut yakni, Drs H Apriyadi MM sekarang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) MUBA. Kemudian H Achmad Rizwan SSTP MM Kepala Diskominfo Prov Sumsel serta Kepala BKD Pro Sumsel Hj Nora Elisya SH MH.

Muhammad Nasir Bersama Tokoh Agama Desa Ulak Pace, MUBA

Menyikapi permasalahan Penjabat Bupati MUBA tersebut, masyarakat asli MUBA mengharapkan agar nantinya Gubernur Sumsel menunjuk Carateker yang mempunyai hati tulus untuk membenahi MUBA dan bisa memahami situasi dan kondisi MUBA , jangan memilih orang luar yang tidak mengerti dengan kultur dan budaya masyarakat MUBA apalagi tidak mengerti dengan bahasa Sekayu (MUBA), demikian dikatakan Abu warga asal Sugi Waras Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin.

Abu mengharapkan Gubernur Sumsel agar lebih selektif dan mengedepankan profesionalisme bukan karena suatu golongan tertentu atau berdasarkan Ras, apalagi yang ditunjuk tersebut tidak paham dengan bahasa dan budaya MUBA ini,”Saya sangat percaya dengan kebijakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, beliau pastinya akan mengedepankan kepentingan orang banyak, mengedepankan nilai nilai demokratis bukan berdasarkan kelompok/golongan dan Ras apalagi untuk kepentingan politik orang orang tertentu,”harapnya.

Sementara itu, Salah satu tokoh masyarakat asal MUBA, Muhammad Nasir, S.Si ketika diminta pendapatnya mengenai siapa bagusnya menjadi Carateker atau Penjabat Bupati MUBA setelah usainya masa Plt Bupati MUBA sekarang ini, begini menurut Anggota DPRD Banyuasin, ketika diwawancarai media, Senin 9 Mei 2022.

Begini kata dia, apa yang diharapkan masyarakat MUBA itu terhadap PJ Bupati MUBA sangat wajar dan masuk akal karena mereka ingin pejabat yang mengerti dengan kultur budaya masyarakat MUBA. Pj Bupati tersebut benar-benar untuk membangun Bumi Serasan Sekate ini kearah yang lebih baik lagi, bukan pejabat yang ditunjuk hanya untuk kepentingan kelompok atau Ras tertentu, apalagi MUBA akan melaksanakan Pilkada 2024 nantinya, tegas Muhammad Nasir.

Pertama kami sebagai masyarakat asal MUBA kebetulan tinggal di Kota Palembang mengharapkan PJ yang akan datang, dia harus konsolidasi dan koordinasi kepada organisasi Pemerintah Kabupaten MUBA, PJ tersebut harus berkoordinasi dengan seluruh SKPD, TAPD hingga Pemerintah Kecamatan. Kalau itu sudah dilakukan maka bisa menentukan apa saja yang menjadi skala prioritas, ujar Politisi Asal MUBA tersebut.

Yang tidak kalah pentingnya, sambung Bakal Calon Bupati MUBA tersebut, PJ Bupati MUBA nantinya harus mengerti dan memahami terkait tata kelola keuangan dan tata pengelolahan Pemerintahan mengapa demikian? karena kita tidak bisa kita memungkiri bahwasanya kejadian-kejadian yang lalu yang terjadi di daerah kita Muba akibat dari kesalahan dan kelalaian dalam mengelolah Pemerintahan Muba dan Tata Kelola Keuangan Muba

Salah Satu Jalan Rusak Parah Didalam Kota Sekayu Mengancam Keselamatan Pengendara

Mengapa demikian lanjut Politikus asal Partai Golkar tersebut bila kita lihat sendiri apa yang terjadi di Kabupaten Muba yang sangat saya cintai ini, dengan APBD MUBA ditahun 2021 mencapai Rp 4.2 Triliun, namun permasalahan infrastruktur ada dimana mana, dan ini membuat kita sedih dan miris sekali. Bisa kita lihat banyak jalan yang rusak jalan banyak berlubang, diantaranya Jalan Lintas yang menghubungkan Kecamatan Lalan dan Sungai Lilin tidak layak, Jalan Lintas yang menghubungkan Kelurahan Mangun Jaya Menuju Desa Keban 1, Desa Lubuk Bintialo, Desa Macan Sakti sangat tidak layak, begitu juga Jalan yang menghubungkan Kecamatan Sungai Keruh Kecamatan Jirak Jaya masih banyak bermasalah, Saya sendiri sebagai Putra Desa Karang Ringin jalan yang menghubungkan Desa Karang Ringin II Menuju Kecamatan Plakat Tinggi sampai saat ini belum ada pembangunan, Lalu Jembatan Penghubung Desa Rantau Keroya menuju Kecamatan Lais demikian juga belum terselesaikan. Begitu juga fasilitas umum yang lainnya seperti masih banyak Fasilitas Sekolah yang tampaknya tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat sarana proses belajar mengajar.

Tentusaja kejadian-kejadian seperti itu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi PJ Bupati MUBA dalam waktu 2, 6 tahun menjabat,”Kami mengharapkan PJ yang akan datang dapat membangun MUBA ini lebih baik lagi terutama dalam hal infrastruktur yang saat ini banyak masalah, Semoga kepemimpinan PJ dalam jangka 2,6 tahun ini ada perubahan untuk MUBA dengan PJ yang baru nantinya,” Harap Alumni Universitas Sriwijaya (Unsri) tersebut.

“Sebenarnya kalau PJ yang baru ini mempunyai etikat yang kuat yang luar biasa mereka ada kemauan dan keinginan yang kuat juga, bisa berkonsolidasi dan berkoordinasi artinya ini ada beberapa kali tahun anggaran. Pertama APBD Perubahan tahun 2022 mereka masih punya jangka waktu. Kedua adalah APBD Induk dan APBD Perubahan ditahun 2023 mereka punya waktu, dan ditahun 2024 pun mereka masih ada kewenangan untuk menentukan Pola Kebijakan Anggaran pada APBD dan APBD Perubahan Tahun 2024 yang akan datang, artinya punya waktu dalam jangka 2,6 tahun itu jika kita kalkulasi APBD MUBA 4,2 sampai 4,5 T ditahun 2024, maka dapat kita prediksi Alokasikan mencapai Rp 9 Triliun bisa di gunakan untuk Pelaksanaan kegiatan Pemerintahan di Kabupaten Muba kedepan tutup pria terkenal ahli dalam tata kelola keuangan ini. (AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *