Reses Pertama Dapil III DPRD Sumsel, Raden Gempita Terima Aspirasi Masyarakat

  • Bagikan

OKI – Meteorsumatera

Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI) melaksanakan Reses pertama ini di tahun 2022 dari tanggal 21 hingga 25 Maret 2022 dipusatkan di Kelurahan Celika dan Kelurahan Kotaraje Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI.

Raden Gempita, SH melaksanakan Reses Pertama ditahun 2022 ini, selain bertemu konstituen Politisi Partai Gerindra ini menyerap aspirasi masyarakat kemudian usulan dan aspirasi masyarakat tersebut akan dibahas dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan ditahun 2023 mendatang, jelas Raden.

“Memang Reses Pertama di tahun 2022 ini sudah dijadwalkan di Provinsi, ada beberapa usulan masyarakat seperti perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, pertanian, perbaikan masjid dan langgar serta tak kalah pentingnya sembilan bahan pokok (Sembako) harganya sangat mahal dan aspirasi ini tentusaja kita tampung,”ujar anggota DPRD Sumsel tersebut.

Dijelaskan Raden Gempita, setahun sebelum APBD itu dibahas, anggota DPRD Prov Sumsel sudah menerima aspirasi dari masyarakat apa yang menjadi persoalan atau masalah yang ada di tengah-tengah masyarkat. “Memang ini semua menjadi kebutuhan dasar masyarakat tetapi kita melihat mana yang menjadi prioritas.,” ungkap dia.

Saya juga berharap kepada semua Kepala Desa yang kita kunjungi dalam reses ini agar pro aktif apa yang dibutuhkan di desa nya. Jangan sampai usulan tidak masuk dalam Musrenbang Desa kemudian Kecamatan hingga ketingkat Kabupaten. Jadi kalau usulan sudah masuk kita sebagai anggota dewan mudah untuk mengawal usulan-usulan tersebut, tegasnya.

Raden Gempita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun serta menjauhi kerumunan karena virus corona masih mengancam kehidupan kita, untuk itu mencegah lebih baik daripada mengobati, pungkasnya.

(Murnadi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *