Jalan Lintas Penghubung II Betung-Sekayu-Mangunjaya Segera Diperbaiki, Muhammad Nasir Bertemu Menteri PUPR dan Ketua BPK RI

  • Bagikan

MUBA – Meteorsumatera

Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) karena Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) segera melaksanakan kegiatan penanganan kerusakan ruas Jalan Lintas Penghubung II di Betung-Sekayu- Mangun Jaya Kabupaten MUBA.

Hal tersebut diungkapkan oleh PPK 1.3 Betung – Sekayu – Mangunjaya, Satker PJN Wilayah 1 BBPJN Sumsel Endi Abdel Rozza kepada awak media, Kamis 17 Maret 2022.

M. Nasir Ketika Bertemu Ketua BPK RI dan Menteri PUPR RI

Dia menjelaskan bahwa telah dilakukan penandatanganan kontrak dan saat ini pihak kontraktor sedang melakukan persiapan untuk melakukan penanganan kerusakan jalan.

Benar, kemarin kontrak sudah ditandatangani, Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah dimulai pengerjaannya. Memang ada beberapa titik dilakukan metode perkerasan kaku atau rigid beton seperti lokasi jalan yang berada di Desa Lumpatan dan banyak lokasi dengan penanganan perkerasan aspal, jelas Endi.

Sambung Endi, rencana penanganan efektif ruas jalan Betung-Sekayu-Mangun Jaya adalah sepanjang 61,62 km. Namun untuk tahun 2022 ini ditargetkan sepanjang 20 km.

Kekurangan pengerjaannya akan dilanjutkan tahun berikutnya, tetapi tergantung kecepatan kontraktor yang melakukan pelaksanaannya.

“Pihak Kementerian PUPR, menargetkan H- 15 sebelum Hari Raya Idul Fitri ini sudah tidak ada lagi jalan berlubang atau ‘zero pothole’. Pihak kontraktor harus melakukan penanganan dengan cepat dan tepat waktu mengingat Hari Raya Idul Fitri tahun ini dipastikan ruas jalan tersebut akan ramai dilintasi para pemudik dari berbagai daerah,”kata Endi.

Apalagi tahun ini tidak ada lagi pemberlakuan pembatasan PPKM, jadi dipastikan jalan akan ramai dilintasi para pemudik, ujarnya.

Endi menyebut, untuk nilai pagu paket perservasi Jalan dan Jembatan di ruas jalan Betung-Sekayu-Mangun Jaya, Kementerian PUPR menganggarkan sebesar Rp. 267.679.932.000,00,
Untuk nilai kotrak yang sudah ditandangai pada 15 Maret 2022, sebesar Rp. 214.143.945.600,00 dengan masa pelaksanaan 900 hari kalender, dan masa masa pemeliharaan 365 hari kalender.

“Penanganan akan dikerjakan oleh pihak kontrakto PT Wahana Jaya Prima dan Konsultan Supervisi : PT.Yodya Karya – PT. Virama Karya, KSO. Untuk Total Panjang Penanganan Efektif sepanjang 61,62 km.” bebernya.

Adapun untuk lokasi penanganan yang akan dilakukan, Endi kembali menerangkan ada beberapa output pekerjaan yakni untuk :

Output pekerjaan Rekonstruksi Jalan dianggarkan dengan target efektif : 3,35 km

Kemudian, output pekerjaan Rehabilitasi Mayor Jalan dengan target efektif 51.67 km,

Output pekerjaan : Rehabilitasi Minor Jalan dengan target efektif : 6,60 km.

Total Pekerjaan Jalan nilainya : Rp 194.220.710.383,30 dengan total penanganan efektif : 61,62 km,

Output pekerjaan : Pemeliharaan Rutin Jalan dengan panjang penanganan : 24,04 km

Output pekerjaan : Pemeliharaan Rutin Kondisi Jalan Nilai anggaran dengan panjang penanganan : 13,90 km.

Total output Pemeliharaan Rutin Jalan Nilai Anggaran : Rp 12.659.675.774,00, Panjang Pekerjaan : 37,94 km

Output Pekerjaan : Rehabilitasi Jembatan dengan panjang penanganan 36 m.

Output Pekerjaan : Pemeliharaan Berkala Jembatan dengan panjang penanganan : 440,10 M

Output Pekerjaan : Pemeliharaan Berkala Jembatan dengan panjang penanganan: 463,90 m.

Output Pekerjaan : Pemeliharaan Rutin Jembatan dengan panjang penanganan : 940,00 m.

Grand Total : Rp 214.143.945.600,00.

Sekedar informasi, sebelumnya Balai besar pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan memastikan perbaikan jalan di ruas Penghubung Lintas II Betung-Sekayu-Mangun Jaya dalam waktu dekat akan segera mulai dikerjakan. Perbaikan jalan di ruas jalan tersebut dipastikan bisa maksimal perbaikannya.

Kontrak SBSN multiyears ini kontrak yang masa pekerjaannya selama tiga tahun anggaran mulai dari tahun 2022 sampai 2024 alokasi anggaran 214 milyar.

Untuk lama pekerjaan kontrak Multiyears ini selama tiga tahun, namun, jika capaian kinerja lebih baik progres oleh kontraktor maka pekerjaan akan bisa selesai lebih cepat bisa setahun atau satu tahun setengah lebih cepat sudah bisa diselesaikan.

Sementara itu dilain waktu dan tempat, Muhammad Nasir, S.Si Politisi asal MUBA ketika dihubungi media ini membenarkan bahwa dirinya beberapa bulan lalu, bertemu Bapak Menteri Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono, MSc PhD dan Ketua BPK RI Dr Agung Firman Sampurna.

Saya secara pribadi dihadapan Menteri PUPR mengharapkan agar dapat memberikan perhatian dan kebijakan terkait pola pembangunan infrastruktur agar tetap sesuai dengan ketentuan Perundang Undangan di daerah Provinsi Sumatera Selatan terutama di Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin yang tercinta, ujar Anggota DPRD Banyuasin ini.

Alhamdullilah, sekarang telah dilakukan perbaikan terutama jalan dalam Lintas dari Betung menuju Mangunjaya MUBA. Apalagi menurut pihak BBPJN Sumsel menjelang lebaran tahun ini tidak ada lagi jalan yang berlubang sehingga dapat mengganggu masyarakat mudik lebaran kali ini, ujar Calon Bupati MUBA tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *