Dua Tersangka Pungli di Jalintim Sumatera Dikembalikan Kepada Keluarga

  • Bagikan

Banyuasin – Meteorsumatera

Jangan coba coba anda melakukan melanggar hukum diwilayah hukum (Wilkum) Polres Banyuasin Polda Sumatera Selatan kalau tidak mau berhadapan dengan Jajaran Polres Banyuasin.

Seperti baru-baru ini ada laporan bahwa ada tindakan Pungutan Liar (Pungli) dijalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera tepatnya di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tape Kabupaten Banyuasin sehingga membuat keresahan sopir yang melintas sehingga pelakupun diamankan oleh Polsek Betung Polres Banyuasin, Rabu 30 Maret 2022.

Namun kedua pelaku ini melalui pertimbangan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut akhirnya pemuda berinisial KP dan TS dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafei melalui Kapolsek Betung Iptu Gunawan SH MPd membenarkan bahwa kedua pemuda yang sering menjalankan aksinya di Desa Lubuk Lancang di Jalan Palembang – Jambi tersebut dikembalikan kepada keluarga masing-masing,” Kedua pelaku KP dan TS ini biasanya beraksi sekitar pukul 17.30 Wib malam hari di Km 54 Desa Lubuk Lancang,”ujar Kapolsek.

Kemudian lanjut Perwira Polisi Sepasang Balok dipundak tersebut, awal diamaankannya kedua pemuda ini karena laporan sopir, lalu kedianya diamankan dan diberikan pembinaan dan membuat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Aiptu Anton Amri, Kanit Intel Aiptu Ahmad serta Kepala Desa Lubuk Lancang Rusdi Thamrin.

Selain itu hadir juga kedua orang tua pelaku yang membuat surat pernyataan. Didalam surat bermeterai dan testimoni.

Sementara Kepala Desa Lubuk Lancang, Rusdi Thamrin mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Polres Banyuasin telah menindak tegas sehingga tidakmada lagi kejadian tersenut yang meresahkan para sopir yang melintas dan saya sangat apresiasi kepada Kapolsek Betung atas solusi yang diberikan, tutup Kades (***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *