Tiga Tahun Pimpin Banyuasin, Askolani – Slamet Banyak Program Direalisasikan

  • Bagikan
Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.MH dan Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Somosentono, SH

Banyuasin – Meteorsumatera

Selama tiga tahun H. Askolani, SH, MH dan H. Selamet Somesoentono, SH Bupati dan Wakil Bupati telah memimpin Kabupaten Banyuasin banyak menorehkan prestasi.

Askolani, SH,MH dilantik bersama H. Selamet Soemosoentono,SH pada tanggal, 18 September 2018 setelah menang  pemilihan Bupati Kabupaten Banyuasin tahun 2018 dengan meraup suara 131.593 H. Askolani juga sempat menjabat sebagai wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Banyuasin pada tahun 2014-2019.

Selama tiga tahun Askolani dan Slamet memimpin Kabupaten Banyuasin ini, telah banyak merealisasikan beberapa janjinya yang kemudian menjadi sebagai prestasi walaupun sebagian ada masyarakat menganggap  itu adalah pencitraan.

Risdiyanto (43) warga perumahan Sejahtera Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ikut mengamati kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dibawah kepemimpinan Askolani dan Slamet Soemosentono  tentang keberhasilan Bupati  dan wakil Bupati Banyuasin, ada  sejumlah kebijakan yang telah dibuktikan   seperti Infrastruktur – Pada prioritas ini telah dilakukan Pembangunan 7 (tujuh) jalan poros yang tersebar di 10 (sepuluh) kecamatan  antara lain :

– Jalan poros Muara Padang – Muara Sugihan : 19,805 Km; Jalan poros Simpang Perambahan – Air Salek : 10,6 Km; Jalan poros Pulau Rimau : 17,3 Km; Jalan Sungai Dua – Air Kumbang : 3,3 Km; Jalan Sukamulya – Sri Bandung : 11,3 Km; Jalan Lubuk Karet – Taja Raya II – Taja Raya I – Taja Mulya : 11,03 Km; Jalan Tanah Mas : 3,3 Km. Dengan total panjang ± 76,635 Km, saat ini yang sudah terbangun sepanjang 57 Km atau 74,37%.

Sementara  warga Perum Griya Handayani Abu Bakar ikut mengamati  tentang keberhasilan H. Askolani dan H. Slamet banyak hal yang dilakukan yang saya tau tentang pengadaan rumah layak bagi masyarakat yang membutuhkan, pihaknya telah meluncurkan sebanyak 719 Unit Rumah Layak Huni untuk Tahun 2020 melalui Program Bantuan Rumah kepada Masyarakat (Program Pro-Rakyat).

Masih menurut Abu Bakar,  H. Askolani dan Slamet telah membangun sebanyak 50 dermaga di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin, bantuan kendaraan operasional untuk Bumdes sebanyak 17 unit dan bantuan Speed boat untuk Pemerintah Desa sebanyak 22 unit.

Kabupaten Banyuasin juga dikenal dengan program unggulan  Untuk program Petani Bangkit, Kabupaten Banyuasin menduduki posisi ke-4 nasional sebagai daerah produksi beras tertinggi yang ditetapkan Kementerian Pertanian RI. Kabupaten Banyuasin menjadi satu-satunya Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang masuk sepuluh besar daerah penghasil beras terbesar di Indonesia, sekaligus satu-satunya di Pulau Sumatera, dengan produksi padi pada tahun 2019 sebesar 905.846 ton GKG. Jelas Abu Bakar.

Ardi Juli warga Desa Langkan Kabupaten Banyuasin menambahkan tentang keberhasilan Bupati Banyuasin masalah, produksi Peternakan dan Unggas  pada tahun 2019 terbanyak adalah ternak ayam ras pedaging sebesar 11.490,84 ton diikuti sapi potong dengan produksi 523,34 ton. Pada tahun 2019, Kabupaten Banyuasin memberikan bantuan bibit ternak sapi dan kerbau sebanyak 111 ekor bibit sapi dan 10 ekor bibit kerbau kepada 13 kelompok tani di 7 Kecamatan.

Masih menurut Ardi Juli, Sektor lainnya yang juga menjadi unggulan adalah sektor Perikanan. Sebagaimana halnya dengan padi, Kabupaten Banyuasin merupakan produsen ikan terbesar di Provinsi Sumatera Selatan terutama perikanan lautnya. Hasil laut terutama berasal dari Kecamatan Banyuasin II dengan produksi 57.315,80 ton yang terdiri dari 47.008 ton ikan laut dan 10.307,44 ton ikan di perairan umum. Untuk perikanan budidaya dengan produksi sebesar 40.303,07 Ton yang terdiri dari hasil tambak, kolam dan keramba. Tutup Ardi Juli.

Hal sama dikatakan, Har (48) warga Desa Muara Padang ini mengaku sangat bersyukur warga Banyuasin dipimpin oleh Askolani-Slamet, semenjak dipimpin mereka berdua sekarang jalan menuju ke desa di Kecamatan Muara Padang sudah aspal dan dicor beton sehingga akses transportasi lancar roda perekonomian berjalan sangat baik, ujarnya.

Saya pribadi dan kebanyakan masyarakat di Muara Padang ini mengharapkan pak Askolani dapat memimpin Banyuasin ini kembali, agar Banyuasin ini lebih maju lagi masyarakatnya lebih sejahtera lagi, karena beliau pemimpin salalu memikirkan rakyat kecil, tutup pria berkumis tersebut. (Visca)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *