Pasca Terjaring OTT, Tim KPK Obok-Obok Kantor Dinas PU PR MUBA

  • Bagikan
Tim Penyidik KPK Terlihat Membuka Segel Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Musi Banyuasin

MUBA – Meteorsumatera

Pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jum’at 15 Oktober 2021, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Jakarta dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Penataan Ruang (PR) Kebupaten Musi Banyuasin H Herman Mayori, ST MT. KPK juga telah menahan beberapa Kepala Bidang di DPUPR Muba yakni, Eddy Umari (UM), Achmad Fadli (AF), Irpan (IF) dan seorang pengusaha yakni Shandy (SH).

Diketahui KPK juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa uang dari tangan Dodi Reza Alex sebesar Rp 1.5 Miliar di Jakarta dan Rp 270 Juta dari tangan Herman Mayori di kota Sekayu Musi Banyuasin.

Hari ini, Kamis 21 Oktober 2021 sekitar pukul 09.00 Wib, tim penyidik KPK berjumlah Enam (6) orang menggeledah satu persatu ruangan yang disegel sebelumnya, penggeledahan tersebut disaksikan oleh pegawai DPU PR sendiri, penggeledahan berakhir hingga pukul 13.20 Wib.

Adapun ruangan yang digeledah oleh tim rusuah tersebut meliputi Bidang Sumber Daya Air, Bidang Penerangan Jalan Umum, Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Bidang Persevasi Jalan dan Jembatan, Bidang Tata Ruang serta Bidang Perencanaan ikut digeledah tim PKP tersebut.

Salah seorang pegawai Dinas PU PR yang enggan menyebut namanya mengatakan bahwa penggeledahan disaksikan oleh pihak Dinas PUPR Muba,”Pagi tadi mereka datang sekitar 6 orang, menggunakan 3 mobil dan langsung membuka segel dan masuk kedalam ruangan,”terangnya singkat.

Kemudian salah seorang petugas dilingkungan kantor DPUPR Muba ketika dimintai komentarnya membenarkan bahwa ada tim penyidik KPK menggunakan 3 mobil langsung membuka segel dan masuk ke ruangan,”Maaf pak saya tidak mau berkomentar banyak, saya takut nanti salah ngomong, ujarnya sambil menutup pembicaraannya. (AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *