Dinilai Tidak Bermanfaat, Warga Desa Ngulak 3 Tuntut Perizinan Pangkalan Gas

  • Bagikan

MUBA – Meteorsumatera

Sepekan terakhir ini harga gas LPG 3 Kilogram mengalami kenaikan signifikan menembus harga Rp 35 ribu/tabung, tentusaja kenaikan gas LPG ini membuat masyarakat Desa Ngulak 3 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai resah.

Wujud dari keresahan itu tadi Senin 25 Oktober 2021 pagi warga berbondong- bondong mendatangi kantor desa untuk menuntut pangkalan gas yang nakal yakni Izinnya diwilayah Desa Ngulak 3 namun pangkalan tersebut berdomisili di Kelurahan Ngulak 1, otomatis warga Desa Ngulak 3 merasa dirugikan.

Menyikapi hal tersebut Pj Kepala Desa Ngulak 3, Ahmad Yani didampingi perangkatnya memanggil pemilik panggkalan gas LPG yakni Heri namun diwakili isterinya, selaku warga Desa Ngulak 3 sambil menanyakan nama pangkalan serta legalitas pangkalan Gas tersebut.

Berdasarkan hasil musyawarah antara warga Desa Ngulak 3 dengan pihak pangkalan atas nama”Heri”disepakati dicabut izinnya, dilengkapi dengan berita acara dan surat pernyataan yang bersangkutan.

Selaku warga Desa Ngulak 3, Heri ketika dibincangi awak media membenarkan pangkalan tersebut atas nama dirinya. Heri mengaku bahwa pangkalan gas itu hampir 2 tahun tidak ada manpaatnya, “mencari stock gas terutama 3 kilogram sangat sulit, walaupun ada harganya sangat tinggi seperti harga didaerah terisolir,”ungkap Heri.

Setelah dilakukan musyawarah antara masyarakat dan pihak pangkalan gas LPG, masyarakat membubarkan diri, telah terjadinya kesepakatan antara kedua belah pihak. (Mus)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *