Dinas Perdagangan OKI Undang Awak Media Untuk Bersilatuhrahmi

  • Bagikan

OKI – Meteorsumatera

Terjadi miskomunikasi antara wartawan dan sekretaris dinas perdagangan kabupaten OKI pada hari Kamis 21 Oktober 2021 hingga puluhan wartawan melakukan aksi demo di halaman kantor Bupati OKI dan hari ini rabu 27 Oktober Kepala Dinas perdagangan Drs H Alamsyah MSi mengundang awak media di kantor Kesbangpol OKI untuk silaturahmi dan meminta maaf terkait insiden pada hari Kamis lalu, puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan Online Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumsel.

Kepala Badan Kesbangpol OKI Arie Mulawarman, S.STP MM  membuka silaturahmi ini menyampaikan “Kita berkumpul di sini bukan untuk berdebat melainkan menjalin silaturahmi menyatukan hati yg tersirat karena menjalin silaturahmi itu adalah untuk mempererat persaudaraan” ungkapnya.

Kepala Dinas perdagangan Drs H Alamsyah MSi dalam hal ini mengatakan,”telah terjadi kesalahfahaman antara sekretaris dinas perdagangan dengan salah satu wartawan Heri Abdullah,dan sudah di tindaklanjuti pada hari senin 25 oktober di ruangan asisten 1 telah di mediasi oleh Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda OKI, Antonius Leonardo, MSi, ujarnya

lanjut Alamsyah, “Alhamdulillah pada hari ini kita akan menindaklanjuti salah satu poin yang ada dalam tuntutan pada hari Senin kemarin saya pimpinan di Dinas Perdagangan sudah minta maaf langsung melalui whatsapp dan juga Sekretaris Dinas Perdagangan sudah berma’afan dengan Heri Abdullah Wartawan Media Online Persepsi.co.id.

masi kata Alamsyah dengan adanya pertemuan ini meminta maaf kepada rekan- rekan wartawan yang bertugas di OKI, “saya selaku pimpinan di Dinas Perdagangan OKI kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi kepada wartawan yang sedang bertugas, jelasnya.

Sekretaris Dinas Perdagangan Legianto mengatakan, “Saya sebagai manusia biasa bukan malaikat ada kekurangan,kelemahan kelebihan ini adalah manusiawi dan saya sudah meminta maaf kepada Heri Abdulah,dan juga kepada rekan rekan media semuanya saya minta maaf atas kejadian ini yg mungkin saya khilaf karena setiap manusia pasti ada kesalahan dan ini suatu pelajaran bagi saya. Dan kedepan tidak akan terulang lagi,saya menyadari selaku pelayan masyarakat kedepan akan membuka luas untuk informasi pelayanan publik, mengakhiri ucapan.(Krisna)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *