Kinerja Askolani Slamet Berhasil Menurunkan Angka Kemiskinan di Banyuasin

  • Bagikan

Banyuasin – Meteorsumatera

Menuju Program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, perlu didukung peningkatan kinerja perangkat daerah yang mempuni dan profesional. Itu dikatakan Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dalam pengarahan umum di Graha Sedulang Setudung, Rabu 29 September 2021 siang tadi.

Arahan ini dilakukan demi peningkatan kinerja semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Banyuasin atas pencapaian kinerja yang telah dikerjakan oleh Pemkab Banyuasin dan rencana 2 (Dua) tahun kedepan dalam pewujudan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

Askolani, SH MH memberikan arahan umum tentang pencapaian, visi misi dan target kerja. Untuk memiliki tujuan dan arah yang jelas, kita programkan secara detil agar jelas visi dan misi dari Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

Orang nomor satu di Banyuasin ini menegaskan untuk antisipasi Evoting Pilkades yang akan digelar agar tidak ada kemungkinan kekisruhan dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Kades) mendatang.

Bupati juga terus menekankan agar terus menjalankan 12 (dua belas) Gerakan Bersama Masyarakat dan 7 (tujuh) program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.
“Kita sepakat untuk bersama membangun Banyuasin dengan tekad bersama bekerja dengan Cerdas, Keras dan Ikhlas. Saya tidak mau mendengar ada keluhan dibelakang, kalau ada silahkan kita bahas bersama secara baik-baik” tekan Askolani.

Dihimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya mengandalkan Dana APBD saja tapi juga mencari sumber dana lain agar penyelenggaraan pembangunan per OPD bisa maksimal. “Kita tidak bisa menghandalkan APBD saja, terutama saat refocusing karena pandemi Covid 19 ini,” himbaunya.

Mari bersama kita bekerja dengan pertolongan Allah SWT. Bekerja dengan baik, niatkan yang baik agar bisa memberikan terbaik bagi masyarakat Banyuasin.

Pada masa kepemimpinan Askolani Slamet berhasil mencapai penurunan angka kemiskinan sebesar 0,16% dari tahun sebelumnya, 11,33% menjadi 11,17%. Penurunan ini merupakan kerja bersama Pemkab Banyuasin.

Fokus target kerja untuk 2 (dua) tahun kedepan yakni kawasan ekonomi khusus (KEK) atau pelabuhan tanjung carat, food estate daerah irigasi rawa mendukung food estate, jalan strategis, jalan extramigrasi, rumah tidak layak huni (RTLH) dan dermaga. Dihadiri oleh Pejabat Eselon II dan III atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. (Kominfo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *