Pengurus APRI Banyuasin Dikukuhkan dan 29 Penghulu Terima Penghargaan

  • Bagikan

Banyuasin – Meteorsumatera

Dipendopoan rumah dinas Bupati Banyuasin, Kamis 29 Juli 2021. Digelarnya Pengukuhan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (Apri) Kabupaten Banyuasin Periode 2020-2024. Pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh H Askolani SH MH sebagai Bupati Banyuasin.

Acara tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) ketat, maka jumlah peserta yang dilantik hanya perwakilan saja serta Pengukuhan APRI ini mengusung tema “Melalui pelantikan dan pengukuhan PC ASPRI Kabupaten Banyuasin Periode 2020-2024 kita tingkatkan peran penghulu dalam membangun moderasi beragam dan menjaga kebersamaan umat menuju Banyuasin yang lebih religius”.

H Askolani dalam sambutannya menjelaskan tujuan dibentuknya APRI sebagai tempat dalam menunjang dan meningkatkan kompetensi para penghulu, melalui APRI ini kita harap SDM mereka semakin meningkat guna meningkatkan integritas para penghulu.

“Para penghulu yang tergabung dalam APRI Kabupaten Banyuasin ini bekerja secara profesional dan mengedepankan ilmu pengetahuan serta menghindari hal-hal yang melanggar yang tidak berkesesuaian dengan tugas-tugas sebagai penghulu”, ungkapnya.

Askolani menambahkan penghulu disamping menjabat fungsional juga mempunyai kedudukan penting di tengah-tengah masyarakat yaitu sebagai mufti, (Tempat Bertanya) masyarakat setempat, maka penghulu harus dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada, agar peran penghulu ditengah masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik untuk itu kompetensi penghulu harus ditingkatkan.

Sebagai dedikasi atas pengabdian Penghulu di Kabupaten Banyuasin Bupati inovatif ini memberikan langsung Piagam penghargaan untuk 29 penghulu.

Kata Askol, demi mensukseskan salah satu Program Banyuasin Bangkit yaitu Banyuasin Religius saya mengingatkan kepada para penghulu yang baru dilantik agar mengingatkan para calon penganten di Kabupaten Banyuasin untuk membawa 2 tanaman buah kepada calon besan sesuai dengan tanaman yang telah ditentukan untuk setiap Kecamatan. Ini merupakan salah satu gerakan yaitu Pulauan Bueh, terangnya. (AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *