Sadis Aniaya Isteri Siri, SRN Terancam 15 Tahun Penjara

  • Bagikan

Banyuasin – Meteorsumatera

SRN pria 44 tahun tersebut tertunduk lesu dihadapan Polisi, seolah dia tahu bakal mendekam lama di hotel prodeo akibat perbuatannya. Dirinya tersandung kasus penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap isteri sirinya sendiri, inisial RN.

Kejadian tragis dialami perempuan muda tersebut, Selasa 01 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wib, didalam rumah korban sendiri, beralamat di dusun III RT 018 RW 06 Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Begini penjelasan Kapolres Banyuasin Akbp Imam Tarmudi, kasus ini merupakan percobaan pembunuhan dan atau penganiayaan terhadap istri dan ada senjata tajam juga yang digunakan pelaku. Modus pelaku sendiri cemburu, sehingga dia melakukan penganiayaan akibat luapan dari emosi sehingga korban mengalami memar dan luka-luka ditubuhnya.

“Bisa dibilang ini sadis, karena seharian dianiaya, ini juga mungkin pertolongan dari tuhan sehingga korban bisa selamat dan melarikan diri,”ujarnya pada Press Release di Mapolres Banyuasin, Minggu 06 Juni 2021 sore hari.

Menurut Perwira dua melati dipundak tersebut, kasus ini boleh dikatakan percobaan pembunuhan sendiri ini bisa terlihat dari luka bekas jiratan dileher korban, kemudian ditambah lagi rambut dikepala korban dipotong dengan menggunakan senjata tajam, ada juga bekas pukulan dan bekas luka bakar di wajah akibat disudut dengan api rokok.

“Tim Reskrim Polres Banyuasin langsung turun ketika mendapatkan laporan ini dan semuanya nanti akan didalami termasuk juga dengan status pernikahan mereka. Saat ini kita fokus terhadap kasus yang dialami korban. Korban saat ini akan didampingi juga dari Perlindungan Perempuan dan Anak ,”jelas Imam.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Banyuasin Akp Muhammad Ikang Ade Putra menambahkan bahwa memang benar pelaku juga telah melakukan perbuatan tidak terpuji dengan memasukkan ulekan cabe ke dalam bagian sensitif dari korban.

“Kita ada bukti Visum, BB ulekan dan korban juga jalannya ngangkang. Pasal yang dikenakan terhadap pelaku yaitu Pasal 338 Jo 53 tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara,”tegasnya.

Sementara Pelaku SRN mengakui bahwa memang benar telah melakukan penganiayaan tersebut. Dirinya cemburu setelah sang istri pulang dari Lampung selama 40 hari mudik lebaran.

“Setelah 1 minggu pulang ke rumah, saya memeriksa HP istri dan menemukan ada rekaman di percakapan antara istri saya dan lelaki lain. Percakapan itu seperti sepasang suami istri ada panggilan sayang, mama papa dan janjian ketemu,”jelasnya.

Dikatakan SRN, dirinya sangat menyayangi istrinya dan selama 6 tahun berumah tangga tidak ada masalah. Namun saat menemukan percakapan intim istrinya dengan lelaki lain membuatnya sangat cemburu dan khilaf dan melakukan perbuatan penganiayaan tersebut.

“Saya sangat menyesal melakukan perbuatan itu, saya kalau bisa memperbaiki kesalahan akan saya perbaiki, pengen mengulang kembali dari awal, waktu melakukan pemukulan Itupun saya sambil menangis,”katanya. (AD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *