Mirza Gumay : Amanat UU Sekda Tidak Bisa Menolak

  • Bagikan
Gubernur Sumsel, H Herman Deru

OKU – Meteorsumatera

Polemik Penunjukan Plh Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (HD), ditolak oleh Delapan Praksi DPRD OKU. Atas penolakan tersebut sang Gubernur Sumsel langsung menanggapi pernyataan sikap wakil rakyat tersebut.

Ini penjelasan HD, bahwa yang meminta untuk tidak ditunjuk sebagai Plh Bupati OKU adalah Sekretaris Daerah (Sekda) OKU.

“Pak Sekda sendiri yang meminta saya untuk tidak menunjuk beliau sebagai Plh Bupati OKU, karena beliau sangat terpukul dan merasa kehilangan atas wafatnya Bupati OKU Drs H Kuryana Azis,”ungkap Deru.

Disamping itu kata Deru, berbagai alasan yang di sampaikan Sekda OKU terkait kebertan beliau untuk ditunjuk sebagai Plh Bupati.

“Pak Sekda sendiri yang meminta untuk tidak ditunjuk sebagai Bupati OKU, pertama kesehatan beliau, selanjutnya karena kesibukan sebagai Sekda dan memimpin 10 organisasi di OKU,”tegas Deru.

Sementara itu, Sekrataris Daerah OKU Achmad Tarmizi membenarkan bahwa dirinya yang meminta agar tidak di tunjuk sebagai Plh Bupati OKU.

“Saya sendiri yang meminta pak Gubernur untuk tidak menunjuk saya sebagai Plh Bupati OKU,”kata Tarmizi melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Tarmizi, alasan untuk tidak ditunjuk sebagai Plh Bupati OKU selain kondisi Psikis juga beban berat memmpin 10 organisasi di OKU.

“Itulah alasan saya agar pak Gubernur menunjuk Plh Bupati dari Provinsi,”jelasnya.

Sementara itu, Juru bicara Delapan Fraksi DPRD OKU Mirza Gumay menegaskan, dalam hal pelaksanaan amanat undang – undang, Sekda tidak bisa menolak.

“Ini amanat Undang – Undang, dan Pak Sekda tidak bisa menolak,”tegas Mirza.

Seperti diberitakan sebelumnya, Depalan Fraksi DPRD OKU menggelar rapat lintas Fraksi, dengan keputusan menolak di tunjuknya Drs H Edwar Candra,MH sebagai Plh Bupati OKU. (Ril SMSI)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *