Kelompok Masyarakat di Kecamatan Lais Terima Berbagai Bantuan

  • Bagikan

MUBA – Meteorsumatera

Desa Danau Cala Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  menerima bantuan prasarana keselamatan dan letek sebanyak 10 nelayan kemudian mendapatkan bantuan sepeda motor dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perindutrian dan Perdagangan (Disgadperin) memberikan bantuan juga 5 unit sepeda motor dan gerobak. Meliputi Desa Teluk Kijing II menerima bantuan 3 unit, Desa Rantau Keroya 1 unit serta Tanjung Agung Timur 1 unit sepeda motor.

Kemudian Disdagperin memberikan bantuan kepada Kelompok Masyarakat Pengawas Nelayan berupa motor roda 3 yakni Desa Lais 2 unit, Desa Teluk Kijing III i unit, Desa Rantau Keroya 1 unit serta Desa Epil 1 unit.

Selanjutnya bantuan Booth Countainer diberikan pada Desa Lais 4 unit, Desa Teluk Kijing III 2 unit, Desa Epil 2 unit, Desa Petaling 1 unit, Desa Tanjung Agung Barat 1 unit, Desa Teluk Kijing II 1 unit.

Pihak Kecamatan Lais menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Langsor dan Angin Puting Beliung di Kecamatan Lais Tahun 2020 ini, Jum’at 04 Desember 2020 sekitar pukul 10.00 Wib di Aula Kantor Camat Lais.

Rakor tersebut dihadiri Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi, PLT kepala Dinas Perikanan Hendra Tris Tomi, Disdagperin, BPBD Kabupaten Muba, Kapolsek Lais Iptu Herman Junaidi SH, Sekcam Lais Marsofi SKM MM, Perwakilan PT Medco E&P, PTPN, PT Agro dan turut hadir juga Kepala Puskesmas dan kepala Desa Sekecamatan lais.

Camat lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi dalam sambutannya mengatakan dari 15 desa ada 9 desa yang rawan banjir artinya hampir 70% Kecamatan Lais desanya sangat rawan, salah satunya kemaren terjadi longsor di Desa Teluk Kijing 2, ujar Demoon.

Demoon juga meminta semuanya harus waspada bagaimanapun puncak dari banjir kita dapat dari BMKG sekitar bulan Januari dan Februari 2021 di Kabupaten Muba. Untuk itu disembilan desa rawan banjir Kepala Desa masing-masing silahkan dibentuk Pos jaga, tegas Camat.

Untuk obat-obattan nanti dari Puskesmas tolong dipersiapkan jangan sampai putus dan untuk perusahan ikut serta juga karena bagaimanapun peran perusahaan kami berharap bisa membantu apa yang bisa dicaper perusahaan juga dapat dilakukan, Ujar Demoon.

Sedikit sentilan untuk Kepala Desa lanjut Demoon yang belum mendapatkan dana bantuan dari Dinas-Dinas kalau kita tidak menyerang kita tidak akan mendapatkan bola. Karena program Presiden ditahun 2021 ini seluruhnya fokus kemasalah perekonomian UMKM,” Semoga kedepan nya dikecamatan lais ini lebih banyak mendapatkan bantuan intinya demi untuk kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Lais ini,”harapnya.

PLT Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Muba Hendra Tris Tomi saat dikonfirmasi mengatakan dalam kegiatan Rakor ini untuk penanggulangan banjir, lonsor dan sekalian ada memberikan bantuan dari Pemerintahan Kabupaten Musi banyuasin melalui Dinas Perikanan maupun Disdagperin tadi kami langsung menyerahkan bantuan dari Pemkab Muba yang mana masyarakat yang memang sudah terdata dan terlibat di UMKM,” Kalau untuk bantuan dari Dinas Perikanan sendiri yaitu Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) di perikanan, kami membantu perahu dan mesin,jaring 2 unit full book, jaket pelampung, senter kepala dan sepatu boot untuk 10 orang Pokmaswas, kesemuanya bantuan ini berasal dari Dana Insentif Daerah,”jelasnya.

Dana insetif daerah ini berasal dari dana pusat yang diberikan kedaerah dikarenakan pemerintah kabupaten musi banyuasin mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat,terkait pengelolahan keuangan dan bantuan ini juga tentu ada syaratnya, untuk Dana insetif Daerah (DID)ini dikhususkan untuk bantuan pemulihan ekonomi nasional terutama UMKM,artinya bantuan ini diarahkan untuk ekonomi masyarakat,

Lanjut Hendra berharap kepada masyarakat untuk mengembalikan ekonomi masyarakat yang kita ketahui dimasa pandemi covid 19 ini terpuruk,minimal kita meringankan beban dan membantu masyarakat itu tujuan utama pemerintah menggerakan ekonomi masyarakat.

disinggung mengenai kecamatan lais katogori miskin Hendra menjawab seperti yang disampaikan pak Camat tadi banyak bantuan-bantuan dari pemkab ini dari Dinas-Dinas termasuk dari Dinas perikanan dan tahun depan kita ada bantuan konferasi BBM ke BBG untuk perahu ketek,perlu kita ketahui usulan dari kecamatan lais ini usulan paling banyak dan akan diprioritaskan sesuai janji pak Bupati karena kecamatan lais ini mencapai 60-70 % wilayahnya dilalui sungai,

Penjelasan Bupati Muba klir bantuan konfersi BBM ke BBG ini dapat menghemat kos biaya masyarakat dalam menjari ikan, kurang lebih sekitar 700-800 ribu dengan menggunakan BBG, jelas sangat membantu dan ini merupakan inisiaatif pak Bupati Muba dan juga dibantu oleh pimpinan komisi 7 DPRI dalam hal ini Pak H Alex Noerdin menggedorke SDM, ungkapnya.

Kepala Desa (Kades) Rantau Keroya Almiyadi mengatakan saya mewakili masyarakat Desa Rantau Keroya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Muba Dr H Dodi Reza, Dinas Perdangangan, Dinas Perikanan dan pak Camat Lais Demoon atas bantuannya diberikan kepada kami masyarakat Rantau keroya, jenis bantuannya  motor roda tiga 1 unit dan Motor dan Gerobak 1 unit.

Harap Almiyadi, agar masyarakat yang mendapatkan bantuan semoga apa yang diberikan bisa bermanpaat dan harapan semoga yang akan datang mendapatkan bantuan lagi dari Pemerintah kabupaten demi kemajuan masyarakat Desa Rantau Keroya, tukasnya. (Imam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *