Breaking News Politik Sumsel

Paripurna DPRD Sumsel : Penyampaian 9 Fraksi dan Pembentukan Pansus

Palembang – Meteorsumatera

Rapat Paripurna XX DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis 19 November 2020 beragendakan tanggapan dan jawaban Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel terhadap pendapat Gubernur Sumsel ata satu Raperda Inisiatif DPRD Sumsel tentang penegakkan disiplin dan penegakkan hukum dalam pencegahan dan pengendalian wabah penyakit menular dan bencana dan dilanjutkan pembentukan Pansus.

Paripurna dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Kapten A Rivai, Ilir Barat I Palembang. Sembilan Fraksi (9) yang hadir di DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendukung usulan Raperda Inisiatif DPRD Sumsel tentang peningkatan displin dan penegakan hukum  dalam pencegahan penyakit menular dan bencana ini.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumsel Hj. RA Anita Noeringhati, SH, MH didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi, SH dan dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Mawardi Yahya, Sekwan DPRD Provinsi Sumsel dan Para Anggota Dewan DPRD Provinsi Sumsel, Kepala OPD, Para Kepala Biro Dilingkungan Pemerintahan Provinsi Sumsel.

Ke 9 Fraksi tersebut  masing-masing Fraksi Golkar yang disampaikan juru bicara Fraksi H David Harianto Al Jufri, SH, kemudian pandangan dari Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Ike Mayasari, SH. MH, Fraksi Gerindra yang disampaikan juru Fraksi, Asgianto ST. Dilanjutkan dengan Fraksi Demokrat melalui  juru bicara Drs. H A. Gani Subit, MM, Fraksi PKB disampiakan oleh  Fathan Qoribi, ST dilanjutkan Pendapat  Fraksi Nasdem yang dibacakan Yenni Elita S.Pd. M.M, Fraksi PKS melalui juru bicara, H Askweni S.Pd, Fraksi PAN disampiakan H Toyeb Rakembang, S. Ag dan terakhir Fraksi Hanura Perindo  melalui juru bicara, H Syahruddin, ST, MM.

Dengan telah disetujuinya oleh ke-9 frakasi tersebut maka pembahasan Raperda Inisiatif DPRD Sumsel Tentang Peningkatan Displin dan Penegakan Hukum Dalam Pencegahan Penyakit Menular dan Bencana memasuki babak baru yakni proses pembentukan Panitia Khusus (Pansus) karena telah selesai dilakukan pada tahap rapat pertama dimana penandatanganannya dilakukan Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA.  Anita Noeringhati, SH, MH.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati SH, MH mengatakan, selanjutnya pembahasan akan lanjutkan dengan agenda pembahasan dan penelitian dari Pansus yang telah dibentuk pada tingkat dua tanggal 4 Desember 2020 mendatang.

Kemudian Pansus yang telah dibentuk akan melaksanakan proses pembahasan dan penelitian mulai tanggal 19 November hingga 3 Desember 2020 mendatang.

Wagub Sumsel H. Mawardi Yahya menyambut positif atas tanggapan fraksi-fraksi di DPRD Sumsel terkait dengan pembahasan Raperda Inisiatif DPRD Sumsel Tentang Peningkatan Displin dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Penyakit Menular dan Bencana.

Menurutnya, aturan terkait Protokol Kesehatan di tengah wabah pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan masyarakat saat menjalani aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah ini akan lebih baik. Karena akan mengatur tata cara kehidupan masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Keseriusakan pemerintah daerah dalam menekan penyebaran covid-19 di Sumsel lanjut Wagub telah lama dilakukan dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel Nomor: 37 Tahun 2020 Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Pada Situasi Covid-19.

“Pemerintah bersama dengan legislatif menunjukan keseriusannya dalam penanganan Wabah Viris Covid-19 ini. Harapan kita kedepan masyarakat akan lebih memperhatikan masalah kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan yang diatur dalam produk undang-undang,” katanya. (Murnadi)