Modus Emas Batangan, Dukun Tuna Netra Berhasil Gasak Duit Ratusan Juta

  • Bagikan

Banyuasin – Meteorsumatera

Kalau kita lihat dari fisiknya yang tidak bisa melihat atau tuna netra atau buta mungkin kita akan tertipu namun siapa sangka kekurangan tersebut dijadikan alat untuk menipu orang, apalagi dia mengaku orang pintar. Modus dukun berinisial AR ini berhasil menipu pak Ending umur 66 tahun dan uang ratusan juta rupiah melayang. Beruntung kini sibuta berhasil di cangking Polisi.

Kira-kira begini awal ceritanya, tersangka awalnya mengaku orang pintar yang bisa mengambil Emas Murni Batangan yang ada dibawah rumah korban dikawasan Jalan Talang ilir Rt 03/01 Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan yang kejadianya pada 10 September 2020 yang lalu.

Pak Ending sebagai korban, sepertinya tertarik dengan cerita dan bujuk rayu sang dukun tipu berinisial berusia 27 tahun ini, apalagi kondisi fisiknya buta tak mungkin menipu lalu korban mencairkan uang Rp 146 juta lalu diberikan oleh korban kepada dukun berasal dari kota Jambi tersebut.

Katanya uang tersebut untuk membeli berbagai persyaratanya, karena nantinya akan memperoleh emas murni sebanyak 19 Batang, ceritnya kepada wartawan media ini beberapa saat yang lalu.

Merasa tidak masuk diakal dan baru sadar dirinya ditipu, Pak Ending akhirnya membuat laporan ke Mapolsek Talang Kelapa dengan dalih Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan / atau 372 KUHPidana dan itu dasar Pak Ending dalam laporanya LP/B – 243/ X /2020/sumsel/BA/SEK. Tanggal 29 Oktober 2020.

Sibuta dari Provinsi Jambi berdasarkan laporan tersebut, akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polsek Talang Kelapa pada Kamis 29 oktober 2020 yang lalu sekira jam 19.00 wib di Jln Talang ilir Kelurahan Sukomoro masih dikediaman korban dan kemudian dilakukan Pemeriksaan dan proses Sidik, terang Humas Polres Banyuasin.

Masih dari rilis Humas Polres Banyuasin diuraikan modus operandi untuk ngelabuhi korbanya, awalnya pelaku datang kerumah korban, mengaku sebagai dukun yang dapat mengobati bersama istrinya (DPO).

Beberapa kali melakukan therapy, pelaku mengatakan bahwa di bawah rumah korban terdapat emas dan bisa diambil asalkan bersedia membayar mahar. Dengan rayuan itu korban pun percaya kepada pelaku. kemudian korban menyerahkan beberapa kali uang tunai untuk membeli minyak khusus dengan alasan untuk mengangkat emas yang ada di bawah rumah korban.

Setelah 5 kali memberikan uang tunai, kemudian oleh pelaku korban diberi batangan emas. Usai menerima emas itu korban pun baru sadar bahwa emas batangan yang diberikan itu ternyata Mas palsu, korban merasa telah tertipu oleh pelaku dan minta uang miliknya dikembalikan sebanyak Rp 146.000.000,-

Untuk itu info dari Humas Polres Banyuasin, pelaku dan barang bukti berupa 19 batang Mas Palsu yang masing-masing seberat 1 kg itu sampai saat ini masih diamankan di Mapolsek Talang Kelapa guna pemeriksaan lebih lanjut dan pelaku dijerat pasal 378 dan atau 372 KUHPidana. Sedangkan istri pelaku sibuta dari Provinsi Jambi masih buron. (Waluyo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *