Breaking News hukum Musi Banyuasin

Ada Intruksi Kapolda, Aktivitas Minyak Illegal di Keluang Tetap Berjalan

MUBA – Meteorsumatera

Keseriusan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM untuk menertibkan aktivitas minyak illegal dapat didukung oleh semua pihak namun sangat disayangkan Instruksi Jendral Polisi Bintang Dua tersebut yang terpasang hampir setiap penjuru dilokasi aktivitas pengelolaan minyak illegal seolah tak diindahkan. Seperti contoh dibeberapa lokasi pengeboran maupun penyulingan minyak illegal di Kecamatan Keluang tetap beraktivitas seperti biasanya.

Terlihat spanduk yang ada photo Kapolres Muba Akbp Erlin Tangjaya SH SIk dilokasi pengeboran ataupun ditempat penyulingan, sesuai hasil temuan wartawan dilapangan Kamis 19 November 2020. Spanduk bertulikan himbauan dilarang melakukan illegal driling, tidak boleh melakukan pengeboran minyak maupun penyulingan minyak secara illegal tersebut terkesan disepelekan.

Terkait informasi para penambang minyak illegal menyetor kepada seseorang diduga oknum agar aktivitasnya aman  tentusaja dibantah oleh Kapolsek Peluang Iptu Dwi Rio Andrian saat ditemui diruang tunggu didampingi jajaran beberapa orang anggotanya.

Pria berpangkat Inspektur Satu Polisi ini menjelaskan meski baru bertugas selama tiga bulan di Polsek Keluang Polres Muba dia memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam aktivitas minyak Illegal tersebut, apabila uty terjadi maka sanksi yang bakal diterima sangat berat karena merupakan instruksi Kapolda Sumsel.

Jika masih berjalannya aktivitas tersebut tidak bisa dikaitkan dengan adanya keterlibatan anggota saya dan saya jamin itu tak ada,” kata Kapolsek.

Ditempat terpisah Kapolsek Batang Hari Leko Akp Nazarudin saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya dia menjelaskan kalau lokasi ilegal driling ini ada dua lokasi diwilaya hukum kerjanya yaitu Desa Bintialo dan Desa Pangkalan Bulian itu lokasinya sangat jauh dari sini sehingga kami tidak tahu persis berapa jumlah sumur baru dan tempat-tempat penyulingan minyak namun saya pastikan tidak ada 100% keterlibatan anggota saya terhadap kegiatan ilegal driling tersebut, jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Keluang mengaku pernah melakukan pendataan sumur minyak illegal maupun penyulingan minyak Illegal dalam wilayah Kecamatan Keluang yang dilakukan akhir tahun 2018 lalu. Hal ini diungkapkan Sekcam Keluang.

Pemerintah Kecamatan Keluang mengaku pernah melakukan pendataan sumur minyak Illegal maupun penyulingan minyak Illegal dalam wilayah Kecamatan Keluang yang dilakukan akhir tahun 2018 lalu. Hal ini diungkapkan Sekcam Keluang, Amir Syarifuddin, yang dijumpai diruang kerjanya. Menurut dia, hasil pendataan saat itu tidak banyak sekitar 100 sumur minyak dan 25 lokasi penyulingan minyak namun saat ini kami tidak tahu kalau aktivitas itu bertambah marak.” katanya singkat. (Ril Tim SMSI)