Tampilan Berbeda, Dinas Perkim Bangun Gapura Perbatasan PALI – Muara Enim

  • Bagikan

PALI – Meteorsumatera

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) setelah Mekar dari kabupaten Muara Enim, Daerah yang dikenal dengan nama bumi serapat serasan ini telah berdiri selama kurang lebih 7 tahun dan sudah banyak kemajuan mulai dari infrastrktur jalan yang sudah hampir mulus semua, bangunan gedung gedung dari mulai Kantor Polres PALI, Gedung RSUD Tive B di Talang Ubi yang sudah mencapai 95%, gedung RSUD Pratama ditanah Abang dan juga baru baru ini membangun gapura merupakan gerbang perbatasan PALI dengan Muara Enim.

Bicara tentang gapura, gapura merupakan Icon suatu sebagai titik perbatasan antara kabupaten/kota yang terhubung, pada zaman dahulu dinasti gapura itu sangat diutamakan dan merupakan suatu petunjuk bagi orang yang ingin berkunjung memasuki suatu daerah dan sekarang pembangunan Gapura sudah modern sistem dibangun nya juga terlihat sangat luar biasa, contoh nya seperti Gapura Kota Palembang dan kota lain nya.
Menurut Salah Satu Pekerja CV Apas Sejahtra bahwa pembangunan gapura yang berlokasi di Talang Bulang itu mendatangkan tenaga profesional dari luar daerah.

“Untuk mengerjakan pembangunan gapura “Bos” kami tidak maen maen tenaga ahli yang telah sering mengerjakan proyek gapura di datangkan demi sempurnanya pembangunan gapura perbatasan PALI-Muara Enim.”Ungkapnya, Jum’at 23 Oktober 2020.

Terpisah, Kepala Dinas Perkim PALI, Dayat ST mengatakan bahwa pembangunan gapura merupakan anggaran APBD Tahun 2020 dana dianggarkan berkisar dua milyar dana tersebut tak hanya untuk gerbang saja melainkan untuk pembangunan taman area juga.

“Insyallah proyek yang dikerjakan CV Apas Sejahtra ini akan rampung akhir tahun 2020, dan gerbang gapura ini merupakan wajah kota saat orang memasuki Kabupaten PALI yang kita cintai ini sudah terlihat ikon keindahan Kabupaten PALI yang di semboyankan Bumi Serepat Serasan.”Tukasnya.

Lebih lanjut Dayat Menuturkan, gapura atau gerbang perbatasan itu suata Khas Kabupaten/kota untuk PALI Sendiri sedikit berbeda.

“Bangunan utama adalah menara kembar persegi empat teriris runcing terpotong yang merupakan pondasi bangunan, bangunan dua menara ini nanti akan menghubung bulatan persegi tiga penyangga tanjak sebagai bangunan utama gerbang memasuki Kabupaten PALI dan masih banyak lagi variasi bentuk gapura ini lihat saja hasilnya nanti apabila sudah selesai dan sekarang baru mencapai 35% sistem Pengerjaannya, jelas Dayat. (Sendi).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *