Rupanya H Soemarjono Pernah Menjadi Guru Sekolah

  • Bagikan

PALI – Meteorsumatera

Drs H Soemarjono yang Akrab disapa Pak De merupakan orang yang ta’at  beribadah setelah pulang ngelayat didesa Mangku Negara Kecamatan Penukal ia mampir di Masjid Desa Semangus untuk melakukan Ibadah Sholat Jum’at, Jum’at 16 Oktober 2020.

Pria yang tak asing di mata masyarakat bumi serapat serasan ini rupanya pernah menjadi seorang guru disalah satu sekolah SMA YKPP Pendopo Pada Tahun 1985.

Dengan ketaatan, ketekunan kerajinan serta kejujuran nya ia diberi amanah masyarakat untuk menjadi Anggota DPRD PALI dan pada tahun 2017 ia menjadi PAW Ketua DPRD PALI menggantikan Marta Dinata karena meninggal dunia terkena sakit keras.

Saat itu lah darah keturunan jawa ini memimpin DPRD PALI sampai dengan tahun 2019 setelah jabatannya berakhir ia lebih memantapkan dirinya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tak hanya itu setiap ada kegiatan yang berbaur seperti pengajian, syukuran, khitanan, pernikahan sampai dengan musibah ia selalu hadir ditengah tengah masyarakat kabupaten PALI.

Setelah sudah hampir satu tahun Soemarjono meninggalkan dunia politik kini ia kembali demi membangun PALI luar biasa lagi dan mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati PALI Yang Berpasangan Dengan Petahana Ir H Heri Amalindo MM merupakan Calon Bupati PALI Pada Periode 2020-2025.

Melalui Partai Golkar, salah Satu Pejuang bumi serapat serasan ini siap kembali terjun didunia perpolitikan sebagai Calon Wabup PALI dengan Nama Heri Amalindo-Soemarjono (HERO).

“Saya Optimis ikuti Pilkada PALI ini, karena sebelum PALI seperti sekarang ini saya Juga ikut berjuang kemudian juga PALI dipimpin Heri Amalindo saat jabat Bupati banyak yang sudah terbukti dan menjadi sejarah yang tidak terlupakan karena pada Tahun 2015, jalan-jalan menuju desa desa sangat mempirihatinkan pada tahun 2016 sedikit demi sedikit insfrastktur jalan pun mulai dibangun oleh Pemda PALI melalui dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan sampai dengan Tahun 2020 ini jalan di pelosok desa sudah bagus dan tidak perlu lagi masyarakat khawatir jika hendak melewati jalan nya dan sebelum dicor beton jika mau ke desa perlu menguras tenaga untuk melewatinya dikarenakan becek, berlumpur, licin dan hancur.”Ujar Soemarjono saat dibincangi media ini disela sela menghadiri undangan syukuran dari keluarga Purno Unus Warga Talang Jepit, Jum’at 16 Oktober 2020.

Untuk itu dirinya bersama Heri Amalindo ikuti kontes Pilkada PALI pada 9 Desember 2020 mendatang berharap bisa kembali melanjutkan membangun kabupaten PALI yang lebih luar biasa lagi.

“tak ada niat lain saya mencalonkan diri sebagai calon Wabup PALI dan tujuan saya hanya untuk mensejahtrakan masyarakat, membantu masyarakat dan tentunya cita cita saya agar PALI bisa terdepan walaupun kabupaten yang masih berumur 7 tahun ini.”Tandasnya. (Sendi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *