Rapat Paripurna DPRD Sumsel Dua Raperda Disetujui, Satu Raperda Perpanjangan Waktu

  • Bagikan

Palembang –  Meteorsumatera

Sidang Paripurna ke- XV( 15) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyetujui dua (2) Raperda, Senin 28 September 2020 di ruang rapat Paripurna DPRD Sumsel.

Agenda rapat adalah penyampaian hasil Penelitian dan pembahasan terhadap 3 Raperda yang diajukan Pemprov Sumsel, masing-masing disampaikan Panitia Khusus (Pansus) mel;iputi Pansus l, Pansus 2 dan Pansus 3.

Dalam tiga Pansus tersebut Pansus 2 meminta perpanjangan waktu pembahasan. Pimpinan Sidang Hj Anita Noeringhati SH MH menanyakan kepada peserta sidang apakah dua Raperda yang diajukan Pemprov Sumsel telah selesai pembahasan dan penelitian dan baru saja dilaporkan Pansus 1 dan 3 dan Pansus 2 minta perpanjangan waktu ?

Sontak peserta sidang menyatakan Setuju dan langsung ketuk palu oleh pimpinan sidang. Kemudian Pimpinan Sudang Menyatakan bahwa hasil dari sidang hari ini terhadap Dua Raperda disetujui dan 1 masih minta perpanjangan waktu pembahasan maka persetujuan itu akan dituangkan dalam keputusan bersama DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Anita mempersilakan sekretaris Dewan (Sekwan)  Ramadan S Basyeban membacakan hasil keputusan. Tujuan terhadap dua Raperda Prov Sumsel,  DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel menetapkan memutuskan dan memutuskan dua Raperda kepanjangan waktu pembahasan terhadap Pemprov Sumsel rancangan yang disetujui adalah Raperda tentang pendirian perusahaan perseroan terhadap Sriwijaya Agro Industindo.

Raperda tentang penyelenggaraan pengelolaan perpustakaan. Raperda Prov Sumsel yang waktu pembahasannya diperpanjang yaitu tentang perubahan bentuk badan hukum jadi perseroan daerah prodexsim.perseroan daerah Prodexsim jadi perusahaan terbatas daerah. Menurut penelitian gubernur memperoses udah yang dimaksud. Keputusan bersama ini disetujui peserta rapat dan ditandai dengan diketuknya palu oleh pimpinan sidang paripurna XV.

Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan pembentukan BUMD Agri Bisnis  tidak hanya itu hal itu dinilai dapat menjadi Perintis kegiatan sektor pertanian baik yang dilakukan swasta maupun koperasi melalui mekanisme korporasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan terciptanya lapangan kerja baru.

Kemudian lanjut HD, tujuannya untuk membantu mengerakan  perekonomian daerah khusus sektor pertanian dan yang diyakini dapat berkontribusi Terhadap Peningkatan PAD, hal itu juga dilakukan mengingat Sumsel sendiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas serta masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Sebab itu perlu ada suatu lembaga ekonomi yang dapat terhadap para petani baik dalam penyediaan bibit sarana produksi maupun bidang pemasarannya kata HD.

Usai rapat paripurna ke-15 dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Pansus DPRD Sumsel terhadap 3 raperda Provinsi Sumsel di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel. (Murnadi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *