Program Prioritas DPMD MUBA, Cegah Stunting Melalui Pelatihan Integritas PAUD dan Posyandu

  • Bagikan

MUBA – Meteorsumatera

H Richard Cahyadi AP MSi terus mensosialisasikan dan menjalankan Program Kementerian Desa (Kemendes) hingga ke pelosok desa di Bumi Serasan Sekate Musi Banyuasin (Muba). Bertujuan untuk menekan Stunting terutama bagi penduduk kurang mampu di desa-desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Musi Banyuasin tersebut mengatakan, berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 Pasal 6 Ayat 3 E tentang Prioritas penggunaan dana desa harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa salah satunya berupa Penanggulangan kemiskinan untuk melakukan pencegahan kekurangan gizi kronis (Stunting) pelatihan Integritas PAUD dan Posyandu untuk optimalisasi tumbuh kembang anak guna pencegahan Stunting Dana Desa APBN 2020.

Kegiatan ini melibatkan kader-kader Posyandu, Guru PAUD, Kader PKK, para Bidan di setiap desa peserta dalam pelatihan dan sosialisasi Stunting.

Sebab lanjut Richard kekurangan asupan gizi dalam waktu lama infeksi berulang dan kurangnya stimulus Psikososial.

Selain itu Richard menambahkan, Intinya apa bila kegiatan Stunting pola hidup bersih dan sehat tidak dilakukan kegiatannya maka berpengaruh terhadap Dana Desa tahun depan, karena ini program pusat yang harus dijalankan oleh seluruh desa se-Indonesia.

Kemudian kata Richard Jum’at 02 Oktober 2020 kemarin, menghindari dampak terhadap dana desa tahun depan maka kegiatan Stunting yang dilaunching bulan Februari baru kita jalankan disaat new normal bulan Agustus sedangkan sekarang bagi desa dalam kabupaten Muba, terangnya.

Sambungnya, sekarang sudah 11 Kecamatan telah tuntas tersisa tinggal 4 kecamatan yang belum dilakukan sosialisasi. Karena akhir tahun ini kegiatan dana desa tahun 2020 harus sudah terlaporkan ke pusat terutama kegiatan Stunting pola hidup bersih dan sehat karena ini program wajib dari pusat.

” Maka di saat new normal kita kejar dengan tetap mengguna protokol kesehatan, Agar dana desa untuk kabupaten Musi Banyuasin di tahun 2021 tetap dan tidak berubah, karena apa bila tidak dilaksanakan maka dana desa bagi yang tidak melaksanakan berpengaruh bahkan bisa saja tidak dicairkan,” tegas dia. (Imam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *