Breaking News Ekonomi Bisnis Pali

Berawal Gemar Meminum Madu, Akhirnya Sadar Menjadi Peternak Madu Sukses

PALI, Meteorsumatera.

Sadar, merupakan seorang petani yang telah berpengalaman di dalam bidang pembibitan pertanian yang memulai usaha ternak lebah madu Hafis Melivera ini dan baru berkisar sepuluh hari berjalan usaha tersebut sangat maju bahkan sudah memiliki Tiga Lokasi yaitu Di Desa Simpang Tais,Handayani Mulya, Dan Desa Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI)

Pria 38 tahun warga Dusun Satu Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tersebut menjalankan usahanya berawal dari kegemarannya meminum madu, awalnya Sadar memelihara lebah madu jenis Hafis Melivera. Lebah Jenis Hafis Melivera, mengingat kemampuan terbang lebah ini yang hanya disekitar sarangnya atau dengan jarak terjauh hanya sekitar 100 meter dari sarangnya.

Jenis lebah Hafis Melivera ini termasuk jenis lebah murni penghasil madu, berawal hanya mempunyai 2 (dua) sarang lebah, Sadar mulai berburu ke hutan untuk menambah jumlah sarang lebahnya.

“Untuk mengambil sarang yang ada di hutan dibutuhkan cara tersendiri, tidak serta merta begitu mengambil langsung dibawa pulang, kita harus menunggu sampai malam, karena para madu pekerja yang mencari madu masih diluar belum semua pada pulang, nah kalau kita bawa pas menjelang malam itu karena semua penghuni sarang otomatis sudah berada di sarangnya,”Ungkap Sadar, Selasa 29 September 2020.

Untuk ukuran kotak sarang idealnya lebar 12 cm, tinggi 15 cm dan panjang 40 cm, bahkan ada yang lebih besar kalau koloninya sudah banyak.

Selain tanaman bunga dari hutan juga harus menanam jenis tanaman bunga sendiri disekitar kandang untuk ternak lebah, salah satu jenis tanaman bunga yang paling digemari Lebah Hafis Melivera yaitu jenis bunga AMP (Air Mata Pengantin), ciri cirinya pohon merambat dengan bunga kecil warna merah muda, karena jenis bunga ini banyak mengandung madu yang melimpah. Lebah Hafis Melivera sendiri dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu:
1. Dari bentuk atau ukuran lebah juga warna;
2. Dari susunan bentuk telur dan
3. Dilihat dari bentuk pintu masuk, ( bentuk pintu berbeda otomatis penghuninya berbeda),

Dari tiga perbedaan tersebut akan dihasilkan jenis madu yang berbeda, dari rasa ataupun kandungan yang ada dalam madu tersebut. Untuk waktu panen dibutuhkan sekitar 10 hari sampai 15 hari, tiap-tiap kotak akan menghasilkan jumlah serta kualitas yang berbeda, semakin asam rasa madu semakin tinggi kualitas yang didapat.

Manfaat Madu Lebah Hafis Melivera selain untuk kesehatan juga banyak digunakan untuk kecantikan, karena ada kandungan asam amino dan propholis yang didalam ilmu kecantikan sangat baik untuk regenerasi sel kulit. Pemasaran yang dilakukan Sadar hanya melalui media sosial, sedangkan pelanggan sudah sampai luar jawa maupun luar,”tutupnya.

Sementara itu Komandan Kodim ( Dandim) 0404/M.Enim Letkol Inf Erwin Iswari S.Sos.M.Tr (Han) Melalui Danramil 404-03/Talang Ubi Kapten Inf Erry Hastanto mengatakan bahwa dari ilmu yang didapatkan agar tidak terputus sampai disini, nantinya agar dapat dimanfaatkan serta dikembangkan, khususnya di Kecamatan Talang Ubi tempat tinggal kita guna menciptakan lapangan kerja, dan berguna bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan kami dapat meneruskan dan mengembangkan dari hasil lebah madu, Hafis Melivera sebagai langkah menambah peningkatan prekonomian masyarakat PALI,”pungkasnya. (Sendi)