Ternyata Sembarang Kibarkan Bendera Ada Sanksi Pidananya

  • Bagikan

Banyuasin, Meteorsumatera

Awas jangan sembarangan mengibarkan Bendera Negara Republik Indonesia Merah Putih, ternyata ada ancaman sanksi pidana dan selama Negara RI berubah orde dari Orde Lama (Orla) ke Orde Baru (Orba) masalah Bendera Negara tak berubah aturanya. Namun setelah dari Orba ke Orde Reformasi belangsung 22 tahun lalu, masalah Bendera Negara seperti kurang menjadi perhatian bahkan terkesan tidak ada manfaatnya, mungkin sudah dianggap tidak ada nilai sejarahnya.

Padahal masalah Bendera Negara RI itu ada dalam Pasal 35 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 ada sanksinya jika secara sengaja merendahkan kehormatan Bendera Negara itulah yang termasuk sebagai perbuatan yang dilarang sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera dan Bahasa serta Lambang Negara termasuk Lagu Kebangsaan Negara RI, terang Haris SH. MH saat berbincang dengan media ini, Minggu 9 Agustus 2020.

Dia menambahkan, bagi setiap orang dilarang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina atau merendahkan kehormatan Bendera Negara (pasal 24 huruf a). Barang siapa yang melakukan perbuatan yang dilarang itu, dapat dipidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta (pasal 66).

Ancaman pidana yang lainnya tentang Pengibaran Bendera Negara itu diatur dalam Pasal 24 huruf c yang isinya mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam dengan ketentuan pidana Pasal 67 huruf b yang isinya, ” apabila dengan sengaja mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c, maka dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 100 juta”, tegasnya.

Untuk itu kata Penasehat Bidang Hukum Media Online Bara Nusantara Group itu menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat supaya tak sembarangan dalam mengibarkan Bendera Negara kita, untuk saat ini merupakan bulan yang bersejarah, maka wajib sebagai warga negara Indonesia untuk mengibarkan Bendera Negara Merah Putih, baik bagi perorangan, perusahaan apalagi Perkantoran Pemerintah yang mulai dikibarkan pukul 06.00 wub dan diturunkan jam 18.00 wib.

Masih menurutnya, kepada pemangku daerah seyogiyanya pada memasuki bulan sejarah seperti tahun sebelumnya pengibaran Bendera Negara ditahun 2020 ini harus lebih disemarakan, sehingga nilai-nilai sejarah perjuangan dan Kemerdekaan diketahui oleh generasi penerus di negara ini, tutupnya. (yok)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *