Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74, Polres PALI Gelar Press Release Ungkap Dua Kasus

  • Bagikan

PALI, Meteorsumatera.

Bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, Satreskrim Polres PALI melakukan Press Release terkait Dua (2) kasus yang berhasil diungkap dalam satu pekan terakhir ini. Meliputi kasus  Pelaku Pengedar Uang Palsu (Upal) dan Pelaku Curas di Wilayah PALI.

Dua tersangka yang berhasil ditangkap yakni Rino Ardino, 41 tahun dan Taeng, 38 tahun keduanya sama-sama warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kapolres PALI Akbp Yudhi Suhariyadi Sik melalui Wakapolres PALI Kompol M Rizvy Q, SH didampingi Kasat Reskrim Polres PALI Akp Rahmad Kusnedi menerangkan bahwa dari hasil penyelidikan, uang palsu itu dicetak menggunakan kertas HVS.

Namun lanjut Perwira berpangkat Komisaris Polisi ini, lokasi percetakan masih dalam penyelidikan dan diduga bukan berada di wilayah PALI, kata Rizvy kepada awak media saat Press Release di Mapolres PALI Rabu, 01 Juli 2020.

Rizvy menuturkan, bahwa Kasus ini ditangani oleh Pidsus, dua pelaku ini diamankan oleh Tim Kelambit Hitam Polres PALI ketika tengah bertransaksi di sebuah warung di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal, Kamis 25 Juni 2020 lalu pelaku Upal itu terbuat dari kertas HVS dan pelaku curas pada tanggal 18 Maret 2020.

Dimana modus pelaku dijelaskan Rizvy dengan cara membeli sebungkus rokok seharga Rp 15.000 dan dibayar dengan uang diduga palsu pecahan Rp 100.000. Kemudian pemilik warung berteriak kepada tersangka bahwa uang tersebut palsu yang kebetulan saat itu ada anggota Kepolisian Polres PALI tengah lakukan patroli rutin yang langsung mengamankan tersangka dan barang bukti berupa uang palsu sebesar Rp. 2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) pecahan Rp. 100.000 (Seratus Ribu Rupiah).

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 4, Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 5 tahun penjara,”jelasnya.

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku akui bahwa uang diduga palsu itu diperoleh dari seseorang saat ini orang tersebut kita tetapkan sebagai DPO.

“Uang itu didapat dari seseorang yang identitasnya telah diketahui,”paparnya.

Selain membongkar jaringan pengedar Upal, Satreskrim Polres PALI juga berhasil menangkap satu pelaku curas.

“Pelaku Curas kami tangkap, warga desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara dengan korbannya pelajar lokasi kejadian di Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab, pelaku lainnya masih dilakukan dalam pengejaran Polisi atau DPO,”Tandasnya. (Sendi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *