Meminalisir Titik Rawan Api, BPPD Pali Bentuk Satgas Pemadam di Desa

  • Bagikan

PALI, Meteorsumatera

Masa pandemi corona virus (covid 19) belum usai, kini Menjelang musim kemarau yang akan datang. Dalam upaya untuk pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai garda terdepan penangulangan bencana daerah bersama Dandim Kabupaten PALI yang sebagai koordinator Satgas pemadaman titik kebakaran hutan dan lahan akan mempersiapkan petugas-petugas di kecamatan sampai ke desa-desa. Supaya penangulangan karhutlah lebih efektif dapat meminalisir titik – titik rawan api dengan mengunakan sistem pembentukan satgas pemadam di desa-desa.

Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anwar SE ,M. Si, dalam pelaksanaan penanggulangan karhutlah satgas terpadu dan seluruh elemen yang terkait akan dilibatkan untuk pelaksanaan pencegahan karhutlah.

“Karhutlah selalu menjadi PR kami, karena setiap musim kemarau tiba kebakaran hutan dan lahan selalu menjadi ancaman bagi masyarakat kita , maka dari itu kami telah mempersiapkan segala hal untuk pencegahan dari mulai peralatan regu pemadam dan membentuk satgas terpadu dikecamatan ,dan juga didesa -desa, memberikan peralatan yang lengkap kepada petugas didesa maupun dikecamatan demi pecegahan karhutlah dikabupaten kita ini,”Ujar nya Kamis 16 Juli 2020.

Sambung, Junaidi Anwar, kita cegah secara bersama tampa dukungan dari segala elemen kami tidak akan sukses, artinya kita perlu kekompakan untuk penanggulangan kebakaran yang kerap terjadi di setiap tahun masa kemarau, kami minta terhususnya masyarakat Kabupaten PALI untuk saling menjaga melindungi daerah kita dari karhutlah.

“Apabilah ada titik api segeralah melapor kepetugas terdekat jangan membakar lahan pada musim kemarau tiba, apabilah memang ingin membuka lahan jangan dengan cara membakar sekalipun ingin membakar ikuti peraturan pemerintah laporkan kegiatan agar dapat kita pantau secara bersama,” harapnya. (Sendi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *