Hoirillah Geram , Nenek Umur 80 Tahun Tak Pernah Tersentuh Bantuan

  • Bagikan

PALI, Meteorsumatera

Seorang Wanita Bernama Ningsyam Berusia, usia 80 berstatus janda yang bertempat tinggal di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh Pemerintah Desa maupun Dinsos PALI apalagi mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Diketahui belakangan ini wanita yang lanjut usia itu sudah empat bulan terbaring sakit struk dirumah cucunya yang hanya berukuran 3 x 7 meter terbuat dari kayu.

Melalui Akun Facebook (FB) Fitriansyah Fit ditulis dihalaman FB-nya menuai banyak tanggapan dari netizen, bahkan buat Geram salah satu anggota DPRD PALI atas kinerja Dinsos PALI yang terkesan lambat.

“Kita sudah berkali-kali bilang kepada Dinsos PALI agar turun kedesa-desa supaya tahu yang mana layak dibantu dan yang mana tidak, jangan hanya berdasarkan data, cek kebenarannya terjun kelapangan.”ungkap Hoirillah Anggota DPRD PALI, Fraksi Partai PDIP, Sabtu 25 April 2020.

Dikatakan Hoirillah bahwa warga Desa Benuang itu mengalami penyakit struk, wanita lanjut usia (Lansia) itu hanya diurus oleh cucunya bernama Aji (Bujangan) yang bekerja sebagai kuli bangunan dan penghasilannya tak menentu warga yang seperti ini harusnya diutamakan dan perlu perhatian dari Pemerintah.

“Beberapa hari yang lalu kita sudah kunjungi ibu ningsyam ini, emang perlu sekali perhatian dari Pemerintah Desa maupun Dinsos PALI, jangan hanya berdiam diri sigaplah datangi dan berikan bantuan, kita juga sudah mendengar cerita dari cucunya bahwa perempuan yang lanjut usia (lansia) ini belum pernah sekalipun dapat bantuan baik dari Program KPS Beras Bulog, Kis ataupun PKH, Seharusnya yang begini perlu diutamakan ini malah tak dapat bantuan, jadi menurut saya kinerja kalian terkesan lambat dan tidak Profesional.”Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos PALI Meety Saat dihubungi via pesan whatshap (WA) tak memberi jawaban maupun tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (Sendi).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *