Cegah Covid-19 , Posko Talang Bulang Tetap Perketat Penjagaan Dipintu Keluar Masuk PALI

  • Bagikan
Posko Talang Bulang Terus Meningkatkan Pemeriksaan Kendaraan Keluar Masuk PALI

PALI, Meteorsumatera

Posko Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Perbatasan Kabupaten Muara Enim Sejauh ini masih tetap memperketat penjagaannya.

Petugas Posko Talang Bulang Ketika Memeriksa Orang Keluar Masuk PALI

Terlihat dari team satuan tugas (Satgas) Pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid 19) selalu sigap menyetop kendaraan dan memeriksa suhu tubuh pengendara melalui alat termometer infermerah.

Dikatakan Riyan Salah Satu Petugas Dari Satpol PP PALI bahwa pihaknya beserta petugas yang lain tetap berjaga di posko perbatasan tersebut, tidak mau ada kendaraan atau orang lewat terlewatkan dalam pemeriksaan.

“Kita bertugas 24 jam Full , masuk dari jam 08:00 Pagi sampai dengan 08:00 Besok Pagi, tak kenal terik matahari dan tak kenal hujan demi memutus rantai penyebaran covid 19 ke kabupaten PALI, dan juga kita berpesan kepada Warga PALI yang berada diluar kota tolong jangan mudik agar kita sama sehat sehat dan wabah ganas itu semakin menjauh dari kita.”Ungkap Riyan, Senin 13 April 2020 kemarin.

Lelaki yang akrab disapa Mas Riyan itu juga mengatakan bahwa saat menjalankan tugas sering mendapatkan pengendara yang ngeyel sampai tidak mau diperiksa,

“Kita disini menjalankan tugas, jadi siapa saja tolong kerja sama nya jangan lah ngeyel dan bersifat lain nya, karena disini perbatasan, jadi wajib baik kendaraan roda dua maupun roda empat memasuki bilik strelisasi dan juga orang di dalam kendaraan harus diperiksa, demi menjaga kesehatan bersama dan mencegah virus corona ini masuk ke wilayah PALI.”kata Riyan.

Sementara itu Sri Heryanti Team Publik Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kabupaten PALI Mengungkapkan Bahwa saat menjalankan tugas diposko Talang Bulang pihaknya mendata ada beberapa orang luar datang ke PALI.

“Data yang kita catat hari ini ada sekitar 61 satu orang, ada yang dari kota palembang, jakarta dan dua dari kalimantan, rata rata mereka asli warga PALI, kita periksa semua nya dalam kondisi Orang Tanpa Gejala (OTG) Namun mereka kita anjurkan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah, sedangkan untuk dua orang yang dari kalimantan, sudah kita laporkan ke Kepala Desa-nya untuk diperiksa lebih lanjut melalui bidan desa disana dan juga nanti team PSC Dinas Kesehatan akan kesana untuk membantu menanggani dua orang itu.” Pungkas Sri. (Sendi).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *