6 Oknum Satlantas Polrestabes Palembang Terancam Ganti Seragam

  • Bagikan

Palembang,  Meteorsumatera

Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Priyo Widyanto SIK menyamar dengan mengenakan pakaian biasa langsung melakukan penangkapan terhadap 6 anggota Satlantas dari Polrestabes Palembang yang sedang melakukan tindakan terhadap pengendara motor di Pos tempat mereka bertugas dan dimungkinkan ke-6 anggota Sat Polantas tersebut terancam ganti seragam atau dipecat dari kesatuannya.

Dari ke-6 Satpolantas itu dianggap tidak mematuhi perintah pimpinan Polri, mengenai larangan untuk tidak melakukan penindakan alias penilangan kepada pengemudi kendaraan baik jenis sepeda motor atau mobil ditengah wabah pandemi Covid 19, apalagi Palembang saat ini menyandang zona merah.

Ke-6 oknum anggota Satlantas dari Polrestabes Palembang itu berinisial Aipda AA dan Bripka AL, anggota Pos Simpang Fatal Bripka HR dan Brigadir AG, anggota Pos Lantas Simpang Sekip dan Aipda AS dan Bripka FZ anggota Pos Lantas Simpang Golf.

Penindakan atau penilangan yang dilakukan ke-6 oknum polisi tersebut, terjadi Sabtu pagi kemarin sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka melakukan penindakan terhadap pengendara yang tidak mengenakan masker dan tidak melengkapi surat-surat kendaranya saat melintas di Pos Simpang Fatal Palembang.

Jebakan dan penangkapan itu berawal saat jenderal bintang dua tengah mengenakan baju biasa dan bermasker tanpa ajudan melakukan patroli di jalan-jalan dalam kota Palembang memantau situasi Kamtibmas. Dengan mata kepala sendiri ia dikejutkan dengan tindakan anggota Polantas didepanya.

Kapolda terus mengawasi para anggotanya itu dan terlihat Bripka HR dan seorang pengendara tengah ditindak dalam Pos Simpang Fatal, lalu datang pula Aipda AR juga menindak seorang pengendara ke dalam posnya. Diduga karena tidak mengenakan masker dan langsung pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraanya.

Terkait tindakan penilangan itu, akhirnya jenderal bintang dua bertanya terkait arahan dari pimpinan tentang larangan untuk melakukan penindakan kepada pengemudi selagi ada wabah Covid-19.

Langkah tegas Kapolda Sumsel yang terlihat berang itu serta memita ke-6 oknum Satpolantas diperintahkan mengumpulkan kartu anggotanya dan Senin 20 April 2020 besok ke-6 Polantas Satlantas Polrestabes Palembang menghadap Kabid Propam Polda Sumsel.

Direktur Lantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni SIk saat dikonfirmasi oleh wartawan Minggu 19 April 2020 dikatakan, tentang larangan penindakan atau penilangan terhadap pengendara selama ada Wabah Covid 19 tidak mutlak dilarang bagi anggotanya, namun selektif dan prioritas. Kalau pelanggaran ringan masih bisa ditegur, tetapi kalau pelanggaran nyata-nyata membahayakan harus tetap ditindak, jelasnya.

Seperti pelanggaran disiplin lalulintas sudah diingatkan, tapi terus diulangi itu harus ditindak. Apalagi sampai membahayakan bagi anggota, tentu harus dilakukan tindakan juga tidak boleh mencari-cari kesalahan, misal ada pengendara lupa bawa surat-surat. Silahkan hubungi keluarganya untuk datang membawa surat-surat. Kalau ternyata bodong ya ditindak, tutupnya sembari menambahkan bahwa ke-6 anggota Satpolantas itersebut sesuai instruksi Kapolda bahwa Senin besok harus menghadap Propam dan itu pihak Propam yang memprosesnya.(Waluyo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *