Pecahkan Kaca Mobil, Tahanan Kasus Narkoba Titipan Jaksa Kabur

  • Bagikan
Ilustrasi

MUBA, Meteorsumatera – Arhan Nudin, tahanan kasus narkoba kini bisa menghirup udara bebas setelah kabur pecahkan kaca mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sekayu.

Pria akrab di panggil Rehan ini pecahkan kaca mobil tahanan ketika hendak menjalani sidang dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sekayu menuju Pengadilan Negeri (PN) Sekayu atas penggunaan narkoba, Jum’at (12/7/2019).

Namun peristiwa ini dianggap ada beberapa kejanggalan dan seolah olah sudah di rencanakan dalam menjalankan aksinya dengan leluasa.

Berdasarkan informasi dan berbagai sumber yang dihimpun kaburnya pria 28 tahun ini ketika dirinya bersama tahanan lain diangkut dari LP Sekayu menuju ke PN Sekayu untuk disidangkan atas kasus penyalahgunaan narkoba namun diperjalanan tepatnya dibelakang Dinas Kesahatan MUBA dirinya memecahkan kaca mobil tahanan kemudian berguling diaspal lalu melarikan diri. Beruntung aksi Rehan ini tidak diikuti tahanan lain walau borgol mereka tidak dalam terkunc

Ia mengaku tak mengetahui rencana pelarian Rehan, dirinya terkejut ketika tiba-tiba rekannya tersebut memecahkan kaca mobil tahanan dan melompat keluar.

Menurut salah satu tahanan mengatakan pada media bahwa dia tidak tahu rencana Rehan, melihat warga Desa Pasar Senen Kecamatan Sumber Harta Lubuk Linggau ini berguling guling diaspal mereka berteriak sambil mengedor mobil, mobil baru berhenti setelah posisinya cukup jauh, “katanya.

Kepala Lembaga Permasyarakatan Sekayu, Leonardo Da Vinci saat di konfirmasi media menjelaskan bahwa dia akan menjalankan persidangan kasus pemakai Narkoba yang terjadi di dalam lapas sekitar empat bulan yang lalu, jelasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Kejaksaan Negeri Sekayu, Arhan Nudin alias Rehan (28) adalah seorang tahanan titipan Kejaksaan Negeri Sekayu. Tahanan tersebut melarikan diri dari mobil tahanan Dinas Kejaksaan Negeri Sekayu dibelakang Stadion tepatnya dekat kantor Dinkes Muba dalam perjalanan dari Lapas menuju Pengadilan Negeri Sekayu.

Ketika kabur sekitar pukul 17 00 Wib sore hari ini dia meninggalkan sepasang sandal dijalan.

Tahanan tersebut merupakan anak dari pasangan Selamat Mujiono dan Rohana. Ia sedang menjalani proses sidang, yang mana terjerat pasal 340 KUHP, (Adi)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *