Warga Temukan Pawito dan Suprihatin Tewas Tubuh Penuh Luka

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera –¬†Senin 16 April 2019 telah terjadi tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP.

Kejadian di Dusun Globak Desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin (Muba), korban Pawito Binti Jumani, 41 Tahun pekerjaan petani dan Suprihatin Alias Bibit, 35 tahun, IRT keduanya2 ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, korban beralamat di RT 04 Dusun Globak Desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lincir, Muba.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM membenarkan peristiwa diduga korban pembunuhan ini, begini uraian Perwira dua melati di pundak ini, Senin 17 Juni 2019 sekitar pukul 06.00 Wib telah terjadi diduga tindak pidana pembunuhan terhadap korban Pawito dan Suprihatin.

Kronologisnya begini lanjut Mantan Kapolresta Prabumulih ini pada saat saksi Kasimin dan Warso ketika didekat rumah korban tepatnya dijalan hendak menyadap karet, kedua saksi ini melihat ada orang tergaletak dijalan. Kemudian kedua saksi ini berbalik arah dan pulang kerumah memberitahukan warga lainnya.

Lalu lanjut Kapolres kedua saksi dan warga menuju rumah korban, ketika dirumah korban terlihat juga korban Suprihatin tergeletak disekujur tubuhnya ditemukan luka bacok benda tajam seperti dibagian pelipis kanan, mata kanan, mata kanan, mulut kiri, leher kiri, telapak kanan, pergelangan tangan dan juga tangan kiri ikut terluka.

Tidak hanya disitu sekitar 9 meter saksi dan warga menemukan Pawito sudah menjadi mayat ditemukan dalam keadaan luka bacok di bagian kepala kanan, rahang kanan, telinga kanan, pergelangan tangan kanan, kepala kanan, jempol kiri robek serta telunjuk kanan putus selanjutnya kedua korban langsung dibawa ke RS Bayung Lincir serta melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Bayung Lincir.

Mendapat laporan pihak Polsek Bayung Lincir langsung cek dan olah TKP, Pasang Police Line, Bawa korban ke RS kemudian buat Laporan serta Riksa saksi saksi dan melakukan penyelidikan, tegas Kapolres Wanita Pertama di Bumi Serasan Sekate ini. (Acik/Wah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *