Pemilu 2019, Kabid TIK Polda Sumsel Koordinasi Banwaslu OKI

  • Bagikan

OKI, Meteorsumatera – Kabid Teknologi, Informasi dan Komunikasi Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Kombespol Abdul Latief Maulana Said M.Si yang juga selaku Ketua Supervisi Polres Ogan Komering Ilir (OKI) memantau Kesiapan Posko dan anggota Pengamanan di Polsek dan TPS juga Penyelenggara Pemilu yang ada diwilayah OKI.

“Kedatangan kita Banwaslu OKI ini dalam rangka supervisi, pengecekan dan koordinasi Kesiapan anggota pengamanan Pilpres dan Pileg 2019.  “tadi di KPUD OKI kita juga telah melakukan  supervisi,  pengecekan pendistribusian logistik beserta peralatan Pemilu 2019 yang akan dikirim ke TPS diwilayah Kabupaten OKI, “ungkap Kombes Pol Abdul Latief MS, Senin (15/4).

“Untuk di KPUD OKI sendiri, ada sekitar 2% Surat suara yang lebih, untuk itu kita koordinasikan dengan pihak Banwaslu OKI agar nantinya dapat ditentukan waktu dan tempat pemusnahan surat suara tersebut serta dibuatkan berita acara pemusnahannya.

“Setidaknya pada H-1 ini sudah dapat selesai dan untuk tempat pemusnahan surat suara yang tersisa tersebut kira dapat dimusnahkan ditempat yang betul-betul transparan yang disaksikan secara bersama, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan atau persepsi lain ditengah masyarakat, “terangnya.

Ditegaskanya, Kepada satuan pengamanan pemilu khususnya Kepolisian Polres OKI, agar selalu melakukan pengawasan dan pengawalan Surat Suara, karena Surat Suara lah yang menentukan kemenangan bagi para Calon dalam pilpres maupun pileg 2019 ini, “seraya berharap Pemilu 2019 ini lancar, aman dan kondusif, tidak ada unsur keberpihakan, “harapnya.

Sementara itu, Ketua Banwaslu OKI, Ihsan Hamidi M.Pd.I mengungkapkan ucapan terima kasih kepada pihak Kepolisian Polda Sumsel dalam hal ini Kombespol Abdul Latief Maulana Said yang melakukan koordinasi serta pengecekan keamanan dan kesiapan-kesiapan pemilu 2019 di Kab.OKI.

“Perlu juga diketahui, untuk Banwaslu sendiri telah menyiapkan posko pengaduan jika ada pelanggaran – pelanggaran dalam pemilu 2019 ini, apalagi dimasa-masa tenang seperti sekarang ini, “terangnya.

Dikatakannya, Banwaslu OKI telah melakukan apel gabungan dengan Satpol PP, aparat Kepolisian, Panwascam, Pengawas desa dan Kelurahan diseluruh kecamatan setempat dan telah melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh kecamatan.

“Untuk Kecamatan Kayuagung sendiri sebanyak 1500 lebih APK yang diamankan sebagai barang bukti yang nantinya akan dimusnahkan, “jelasnya.

Sejauh ini belum ada pelanggaran yang berarti dilakukan oleh para caleg, hanya potensi atau informasi masyarakat terkait money politik ini memang ada, namun hingga saat ini belum ada masyarakat yang melapor dengan membawa bukti dan saksi untuk kategori pelanggaran Pidana. kalau pelanggaran ringan memang ada seperti soal kampanye yang tidak memakai Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dan kita telah memberikan sanksi teguran,” ungkapnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat, jika ditemukan pelanggaran kiranya masyarakat segera melaporkan hal tersebut ke Pos Laporan Banwaslu OKI.

“Sementara Kepada seluruh Parpol agar kiranya para Caleg dapat mentaati aturan, jangan sampai melakukan money politik, intimidasi kepada masyarakat pemilih. “biarkan mereka memilih dengan kesadarannya sendiri supaya wakil yang terpilih memang betul-betul dipilih oleh hati nurani Rakyat, “tegasnya. (g-wijaya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *