Kinerja RSUD Dinilai Nodai Program Banyuasin Bangkit

  • Bagikan

Banyuasin, Meteorsumatera – Kinerja jajaran pihak RSUD Banyuasin dinilai telah menodai program Banyuasin Bangkit, Pasalnya, untuk mewujudkan Banyuasin Sehat yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin diantara 7 program andalan dalam Banyuasin Bangkit, belum dirasakan maksimal oleh masyarakat yang hendak berobat. Sampai saat ini (RSUD) Banyuasin, implementasinya masih dikeluhkan banyak pasien.

Dari persoalan Sarana dan Prasana ruang inap pasien yang tidak nyaman, persoalan pelayanan tenaga medisnya dan saat banyak dikeluhkan keluarga dan pasien persoalan jadwal jam kerja, dikarenakan tidak sesuai jam pelayanan yang semestinya, ucap Ali Azhar salah pasien yang sempat menyatakan kekecewaanya.

Ali Azhar, merupakan pasien yang sempat dibincangi awak media mengaku sempat mengeluh, bahkan dirinya sempat memfosting bukti jam pelayanan di RSUD Banyuasin ini tak sesuai standar operasional melalui akun facebooknya. “Saya tanya mengapa jam 08.00 WIB lebih pintu utama RSUD Banyuasin belum buka dengan satpam setempat, nah satpam menyalahkan tukang pel,” ungkapnya Senin (18/3/2019) kemarin.

Merasa penasaran keluarga Ali berusaha menemui tukang pel dan menanyakan jawaban satpam, namun tukang pel menyalahkan petugas loket belum datang. Terus berlanjut tidak puas dengan jawaban tukang pel, Pun ditanyakan langsung kepada petugas loket.

“ Berputar balik anehnya petugas loket justru menyalahkan Satpam, akhirny mereka saling menyalahkan. Padahal pelayanan ini jelas merknya dimulai pukul 07.00 sampai 12.00 WIB, kalau ada perubahan jam pelayanan semestinya diinformasikan,” sambungnya.

Kritikan yang Ali dan keluarganya ini merupakan bentuk kepedulian agar pelayanan di RSUD ini lebih ditingkatkan. “Petugas semestinya stanbay sesuai jam kerja, saya siap dipanggil untuk memberikan keterangan kalau pihak RSUD memerlukan,” tegasnya.

Direktur RSUD Banyuasin dr Emi Lidia diminta komentarnya, mengatakan akan mengecek terlebih dahulu ke lapangan. “Supaya tak salah memberikan keterangan,” jawabnya singkat.

Terpisah, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Soemosentono SH saat ditanya wartawan beberapa saat yang lalu terkait keluhan pasien dikatakan, menyikapi kinerja pihak RSUD dirinya mengaku menyesalkan pelayanan yang demikian, padahal Wabup sering turun melakukan sidak ke RSUD Banyuasin. “Saya sudah sering turun tangan, bahkan jam 11 malam sidak ke situ,” kata wabup dengan nada marah.

Orang nomor dua di Bumi Sedulang Setudung ini, mengungkapkan sebelumnya pelayanan RSUD juga dikeluhkan pasien. Penyebabnya ada pasien sakit yang ditolak pihak RSUD. “Kalau jam 8 lebih belum buka itu salah petugasnya, kalau ngak mau kerja berenti saja,” ancamnya menyudahi perbincangan. (waluyo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *