10 Tahun Berprofesi Sebagai Tukang Sol Sepatu, Akhirnya Sukari Mempunyai Rumah dan Sekolahkan Anaknya

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera – Sukari (44) bapak tiga anak ini sudah lebih dari 10 tahun melakoni profesi sebagai tukang sol sepatu untuk menghidupi keluarganya hingga ter bikin Rumah dan untuk membiayai anak sekolah.

Lapak yang berukuran 3X 6 ,  untuk melayani pemilik sepatu yang ingin mengenakan Jasanya ini setiap hari ia melakukan pekerjaan sebagai tukang sol dan istri nya sebagai tukang jahit permak tepatnya di dusun 3 RT 15 Desa’ Nusa Serangan , Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba.

Pahit dan manis pengalaman yang dikecapnya sudah tak terhitung sedari ia sebelumnya melakoni profesi seorang guru honorer bahkan berhenti, hingga melakukan profesi sebagai tukang sol sesuai kemampuannya yang dipelajari dari temannya.

Satu di antaranya adalah pengguna jasa yang meminta sepatunya diperbaiki di Desa tersebut hingga keliling desa desa tetangga.

Selama ini banyak warga dan anak anak sekolah selama ini yang minta sepatu untuk diperbaiki sepatunya, terang Sukari saat ditemui media meteorsumatera.com di  Rumahnya Desa’ Nusa Serasan, selasa (29/1/2019).

Syukur Alhamdulillah kian bertambah konsumen yang datang pak,” Karena kami mematok harga terbilang murah.

Yakni berkisar dariangka Rp 15/20 ribu untuk satu pasang sepatu dengan lama pengerjaan sekira 10 hingga 15 menit.

Ongkosnya enggak mahal, rata-rata Rp 15 ribu. Jadi mereka datang terus bergantian setiap hari nya minta sepatunya di sol. tungkasnya.

Selain itu di tempat yang sama Sukarti (39) istri Sukari sangat bersyukur dengan penghasilan yang di dapatnya dengan cara yang halal walaupun kecil namun bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga nya selama ini pak.

Sukarti juga berbangga hati mempunyai suami seorang tukang sol,” walaupun profesinya sebagai tukang sol iapun punya rasa tanggung jawab kepada istri dan anaknya,” tutup Sukarti. (Doyok)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *