Korban Banjir Terima Bantuan Dari Polsek Sandes

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera – Kapolres Musi Banyuasin Akbp Andes Purwanti, SE.MM melalui Kapolsek Sanga Desa yang didampingi Bhayangkari Ranting Sanga Desa serahkan bantuan sembako kepada ratusan Kepala Keluarga warga korban musibah bencana banjir di Trans SP 3 Jud 1 dan Nganti di Kecamatan Sanga Desa (17/12/18).

Penyerahan bantuan puluhan Karung beras, Mie Instan, Minyak goreng, tepung terigu, gula pasir dan air Mineral itu sebagai bentuk kepedulian Polres akan nasib ratusan Kepala Keluarga (KK) warga yang terkena musibah banjir.

Penyerahan bantuan diberikan lansung oleh Kapolsek Sanga Desa beserta Jajaranya dan didampingi oleh ketua Bhayangkari Ranting Sanga Desa, Ny. Lisa Beni berserta anggota Bhayangkari.
Bantuan diterima lansung oleh Kepala UPT Trans SP 3 Jud I Nganti, Zulkarnain.Yang disaksikan oleh warga trans.

Kapolsek Sanga Desa (Sandes) Iptu Beni Okimu S.H menerangkan, “Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan empati dari Polres Musi Banyuasin (Muba) kepada masyarakat yang saat ini terkena musibah banjir.”

“Meskipun tidak banyak bantuan yang kita berikan semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang berada di Trans SP 3 yang saat ini tengah dilanda musibah banjir. Memang ini sudah menjadi kewajiban kami selaku pihak Kepolisian untuk mengayomi masyarakat dalam berbagai situasi dan kondisi.”

“Sampai saat ini, sebanyak 188 KK warga Trans SP 3 sangat membutuhkan bantuan logistik untuk bekal mereka selama air belum menyurut.” Terang Kapolsek.

“Sejauh ini sejak air merendam pemukiman warga sekitar satu minggu terakhir. Baru bantuan ini yang kita terima, Saya mewakili warga Trans SP 3 sangat berterima kasih sekali kepada Kapolres Muba dan Kapolsek Sanga Desa yang telah begitu peduli kepada kami,warga Trans yang sekarang kena banjir,“ Ujar Kepala UPT Trans Sp 3,Zulkarnain.

Sampai saat ini ketinggian air masih terbilang tetap, meskipun semalam turun hujan. Saat ini ketinggian air cukup tinggi dan bervariatif antara 1,2 meter, ada yang 1,5 meter dan ada pula yang sudah mencapai 2 meter. Mayoritas warga masih memilih tinggal dikediamanya, Namun beberapa warga juga sudah ada yang mengungsi ketempat yang telah dipersiapkan. (Yan Handi / Wah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *