Heboh, Orang Gila Disangka Mau Menculik Anak

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera – Menyikapi video yang beredar dimedia sosial tentang diduga penculikan di terminal Nangun Jaya Kec. Babat Toman Kab. Muba terhadap diduga korban Kelvin Sanjaya, yang diamankan oleh warga pada hari jum’at (02/10) sekira pukul 10.00 wib, Kapolres Muba angkat bicara.

Menurut keterangan dari ibu saudara Kelvin saudari Cici sekitar pukul 08.30.wib dirinya hendak pergi kepasar mangun jaya bersama anaknya Kelvin yang dibonceng dibelakang menggunakan sepeda motor, saat melintas didepan masjid terminal Mangun Jaya, berpapasan dengan seorang laki laki yang belum diketahui identitasnya dengan berjalan kaki memegang tangan sebelah kiri saudara kelvin lalu melepaskannya, lalu saudari Cici bertanya kepada anaknya kenapa orang itu kelvin? Lalu kelvin menjawab orang itu memegang tangan saya , lalu saudari cici berfikir apakah orang itu mau menculik atau gila.

Tetapi saudari cici tetap melanjutkan perjalanan ke pasar mangun jaya dan berbelanja.
setelah berbelanja, setibanya dirumah sekitar pukul 09.30 wib saudari Cici bertemu dengan adiknya bernama wulan, dan saudari wulan bercerita agar berhati hati karena dimangun jaya ada laki laki yang dicurigai akan melakukan penculikan, lalu saudari cici bercerita bahwa saat pergi kepasar tangan anaknya dipegang oleh seorang laki laki yang tidak dikenal, lalu mereka berpendapat bahwa laki laki tersebut akan menculik Kelvin hingga kabar tersebut tersebar kewarga sekitaran mangun jaya dan selanjutnya laki laki tersebut diamankan oleh warga.

Kapolres Muba Akbp Andes Purwanti,S.E.,M.M. menjelaskan bahwa kejadian penculikan di terminal mangun jaya Kec. Babat Toman Kab. Muba adalah tidak benar, laki laki yang dicurigai tersebut sudah kita amakan dan sudah kita lakukan pemeriksaan di RSUD Sekayu, menurut keterangan dokter laki-laki yang dicurigai tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Setelah kita lakukan pemeriksaan sidik jari, diketahui laki-laki tersebut bernama Hadi (27) warga dusun I desa gunung kembang baru kec. BTS Ulu kab. Mura, saat ini laki-laki tersebut telah diserahkan ke dinas sosial kab. Muba. Dan selanjutnya akan diserahkan ke dinas sosial kab. Mura untuk dikembalikan kepada pihak keluarga.

Kapolres Muba juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak merasa resah, namun tetap waspada dalam menjaga anak anak-nya (Yan Handi/Wah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *