Diduga Gelapkan Uang Setoran, Menejer SPBU Dipolisikan

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera- Jabatan sebagai menejer disebuah SPBU bakal dipecat kemudian Zainal Aripin ini bakal tidak bisa berlebaran bersama keluarga tercinta didunia luar karena pria 52 tahun ini harus mendekam didalam sel tahanan Polsek Bayung Lincir, Polres Musi Banyuasin (Muba). Warga Rt 14 Kelurahan Bayung Lincir ini dilaporkan oleh Amir Ansyori dikuasakan oleh korban H Nasrun Unarmed, Rabu (30/5) sekitar pukul 13.00 Wib.

Kapolres Muba melalui Kapolsek Bayung Lincir Akp Bagus Adi Suranto, Sik dia membenarkan tentang laporan dugaan penggelapan yang dilakukan oleh Manager disalah satu SPBU sekarang telah diamankan.

Sebelumnya lanjut perwira tiga balok di pundak ini pelapor mendatangi Mapolsek Bayung Lincir untuk melaporkan kasus penggelapan yang dilakukan oleh manager SPBU 24.307.38 tersebut.

Setelah mendapatkan Laporan Pengaduan tersebut personil Polsek Bayung Lencir langsung menuju ke TKP yaitu di SPBU 24.307.38 yang berlokasi di Kel. Bayung lencir Kec Bayung Lencir Kab Muba dan mencari informasi dari para pekerja.

Saat di TKP anggota bertanya kepada Zainal Aripin selaku manager SPBU setempat, saat dimintai keterangan dia mengakui kesalahannya dan akan menyerahkan diri ke kantor polisi.

Berdasarkan pengakuan pelaku “rabu 23 mei 2018 pelaku menerima kiriman minyak solar sebnyk 16 ribu liter dri Pertamina Palembang yang mana uang dari hasil penjualan minyak solar sebanyak Rp 82.400.000, tidak disetorkan oleh pelaku kepada korban selaku pemilik SPBU, yg mana uang dari hasil penjualan solar dari SPBU itu dipergunakan oleh pelaku untuk biaya membangun rumah” ujar Bagus.

Atas perbuatannya pelaku kita kenai Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. kini pelaku kita amankan di polsek bayung lencir guna kelanjutan penyidikan,” terangnya. (Sudarmanto/Doyok)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *