Upacara hari Senin Menumbuhkan Nasionalisme

  • Bagikan

MUBA, Meteorsumatera– Upacara Nasional sebagian siswa-siswi hari Senin adalah hari pertama dalam satu minggu dimana mereka harus memulai belajar yang sempat terhenti selama akhir pekan. Sehingga tak jarang hari Senin dijadikan sebagai titik tolak bagi siswa-siswi untuk melakukan sebuah pelajaran di sekolah.

Setiap hari Senin kita kerap melihat anak-anak sekolah berseragam lengkap, baju rapi, dan berdasi dan juga topi. Bahkan sebagian ada yang mengenakan seragam putih-putih. Rutinitas yang kerap kita temui setiap hari Senin di sekolah-sekolah, salah satunya adalah upacara bendera hari Senin yang di laksanakan tepatnya di SMPN 7 Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai lilin, Muba, Senin (5/3)

Dalam kesepatakan ini upacara di pimpin langsug oleh Babinkamtimas Polres Muba, melalui Polsek Sungai Lilin, Brigadir Toufan P.SH, meberikan arahan-arahan kepada siswa-siswi SMPN 7 jangan sampai mudah terpengaruh dengan narkoba atau minuman keras yang bisa merusak masa depan anak-anak penerus generasi bangsa yang masih duduk di bangku sekolah.tak hanya itu pula dalam pidatonya mengatakan sebagai anak penerus bangsa harus lebih berhati-hati dalam cara bergaul apalagi jaman sudah semakin canggih.

Upacara bendera hari senin di sekolah-sekolah adalah sebuah aktivitas yang mencerminkan nilai-nilai luhur. Hanya saja saat ini Upacara tersebut tak lebih dari sekedar formalitas yang bersifat peranyaan sehingga esensi dari upacara bendera tersebut kurang terinternalisasi ke dalam diri setiap siswa.

Kepala sekolah SMPN 7 Desa Pinang Banjar, Kec. Sungai Lilin, Kab. Musi Banyuasin, H. Bambang suhardi SPd mengatakan, upacara Nasional pada dasaranya banyak nilai-nilai yang dapat menumbuhkan rasa kecintaan di dalam diri setiap siswa melalui upacara bendera, khususnya rasa nasionalime.
Melalui upacara bendera sesungguhnya siswa diajak untuk bersama-sama memahami esensi dari perjuangan para pahlawan.

Kita diajak untuk berpanas-panas dibawah terik matahari,adalah sebagian kecil dari contoh bagaimana kita diajak untuk ikut merasakan perjuangan para pahlawan. Pembagian tugas pelaksana upacara yang dilakukan per kelas adalah salah satu upaya agar siswa -siswi juga memiliki rasa tanggung jawab akan arti kemerdekaan. Melalui upacara bendera siswa-siswi juga diajarkan untuk disiplin.

Pada dasarnya upacara bendera adalah salah satu kegaiatan yang perlu dijaga disekolah-sekolah. Dalam waktu kurang lebih 45 menit siswa diajak untuk kembali mentrawang sejarah perjuangan bangsa ini. Benar kata Bung Karno Jangan sekali-kali melupakan sejarah.”pungkasnya. (sudarmanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *