Diduga Curi Laptop di Ponpes 2 Pemuda Dikerangkeng

MUBA, Meteorsumatera- Melakukan kejahatan tak mengenal tempat dimanapun bisa terjadi termasuk juga di Pondok Pesantren (Ponpes) Ghuppi Nurul Jadid, alangkah terkejutnya melihat Laptop merk Accer miliknya telah dicuri. Lalu sang pemilik Syaipul Bahri, 32 tahun guru honorer di Ponpes tersebut, mencari keberadaan Laptop namun tidak ditemukan, sadar telah dicuri akhirnya melapor ke Mapolsek Tungka Jaya.

Awalnya belum diketahui siapa yang1 tega mencuri di tempat santri belajar ilmu agama tersebut.

Kapolres Muba melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Heri Suprianto SH membenarkan bahwa kejadian Kamis ( 26/10/2017) tahun lalu sekitar pukul 16.30 Wib dan Pelaku berhasil diamankan Jum’at (23/3) kemarin.

Kemudian lanjut Kapolsek sebelum pelaku ditangkap pihaknya telah melakukan penyelidikan akhirnya mendapatkan diduga kuat pelaku pencurian tersebut.

Dan dua pemuda tanggung Afriansyah Syahputra, 19 tahun dan Taufik Hidayat, 16 tahun kedua warga Tampang Baru Bayung Lincir berhasil dikerangkeng untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.

Ketika korban berziarah ke makan disekitar Pondok bersama para santrinya wakt itu laptop diletakkan diasrama ponpes setelah selesai korban terkejut melihat barang tersebut telah lenyap merasa telah dicuri korban melapor ke Polsek, kerugian ditaksir Rp 4 juta.

Berbekal laporan tersebut tegas Heri, pihaknya melakukan penyelidikan hingga akhirnya kemarin Jum’at (23/3) sekira pukul 14.00 wib yang dipimpin oleh kanit Reskrim Ipda Susilo berhasil menangkap pelaku Afriansyah yang sedang berada dijalan Sumber Sari kec. Tungkal Jaya.

Berdasarkan hasil introgasi awal bahwa pelaku Afriansya benar melakukan pencurian tersebut bersama temannya Taufik, dari hasil keteranagan tersebut kita pun melakukan penangkapan terhadap Taupik dengan cara dipancing untuk menemui  Afriansyah.

Barang bukti leptop Acer  dan 1 ( satu)  Unit Sepeda motor Supra X wrn hijau yang digunakan pada saat melakukan pencurian berhasil kita amankan dan saat ini kedua pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan guna penyidikan lebih lanjut dan akan kita jerat dengan pasal pencurian sebagai mana dimaksud dalam Pasal  363 Ayat 1 ke. 3 dan 4 KUHP. (Sudarmanto/Doyok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *