Petani Nyambi Edar Shabu Berhasil Dikerangkeng

MUBA, Meteorsumatera- Penghasilan dari bertani rupanya tidak mencukupi kebutuhan sehari hari bagi Takim, 23 tahun, untuk mencukupi kebutuhan tersebut pria beralamat di Desa Air Putih Ulu C1 Kecamatan Plakat Tinggi ini nyambi berjualan Shabu alhasil Rabu (21/2) kemarin berhasil dicokok oleh Jajaran Polsek Plakat Tinggi, Muba.

Dalam menindak segala jenis tindak pidana yang melanggar hukum Polres Musi Banyuasin (Muba) melalui Polsek Plakat Tinggi tidak pandang buluh demi terciptanya kondisi yang aman bagi masyarakat.

Demikian dikatakan Kapolres Muba Akbp Rahmat Hakim, SIk melalui Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Suventri, menurut Kapolsek dirinya langsung memimpin penangkapan dibantu  Kanit Reskrim Polsek Plakat Tinggi bersama anggota, penangkapan dirumah tersangka Desa Air Putih Ulu C1 Kec. Plakat Tinggi, Muba.

Lanjut Perwira balok dua dibahu ini, penangkapan berawal informasi masyarakat kemudian langsung ditindaklanjuti, setelah semuanya siap Rabu (21/2) Pukul 19.00 Wib dilakukan penggerebekan dan penggeledahan kita temukan dikotak minyak rambut merk gasby terdapat satu klip plastik besar yang berisikan sabu dan empat kantong kecil (belum ditimbang) diduga narkoba jenis sabu yang pelaku simpan didalam kamar mandi.

Selain dari pada narkoba jenis sabu kita juga menemukan alat untuk menggunakan narkoba tersebut berupa 51 korek api gas, 2 buah alat hisap /bong serta, 3 buah tabung kaca/ pirek,  25 klip plastik bening, 1 klip bening besar, 1 buah dompet warna coklat, 2 buah ktp an. Takim dan arum aprianti, 1 buah silet,  1 buah catonbat,  1 buah kotak rokok merk tebu serta uang sejumlah Rp. 2.420.000.- yang diduga sebagai hasil penjualan narkoba tersebut, terang Suven

saat ini pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan dan akan kita jerat dengan pasal 114 ayat (1)  Subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara. (Adie S)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *