Dijanjikan Kerja, 7 Juta Uang  Melayang

  • Bagikan

MUBA, Meteor Sumatera- Muklis, 35 tahun telah tertipu janji untuk bekerja sebagai security disalah satu perusahaan diwilayah Sungai Lilin Musi Banyuasin (Muba) uang sebanyak Rp 7 juta melatang ianjipun tak pernah terwujud, merasa dirinya telah ditipu korbanpun melapor ke Mapolsek Tungkal Jaya, Muba.

Warga Simpang Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya ini  Berharap mendapat pekerjaan yang layak sebagai Security dari tersangka Ahmad Iskandar, 39 tahun ternyata dirinya telah ditipu.

Kapolres Muba Akbp Rahmat Hakim SIk melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Heri Suprianto SH membenarkan bahwa korban melapor ke Mapolsek Tungkal Jaya, berdasarkan laporan korban LP /B-04/01/2018/ Res Muba/Sek Tkl Jaya tanggal 16 Januari 2018.

Berdasarkan pengakuan korban lanjut Mantan Kopolsek Sanga Desa ini dirinya mendengar informasi dari Zaenuri yang mengatakan kepada sMuklis bahwa disalah satu perusahaan yang ada di Kec. Sungai Lilin tengah ada penerimaan pegawai yaitu bagian security dan apabila berminat silakan lengkapi persyaratan untuk pekerjaan tersebut.

Merasa tertarik atas pekerjaan tersebut akhirnya korbanpun melengkapi semua persyaratan untuk pekerjaan tersebut termasuk uang pelaksanaan kegiatan, setelah beberapa lama menunggu dari waktu yang ditentukan panggilan untuk bekerja tak kunjung datang.

Sebenarnya terang Kapolsek, Kejadian tersebut berawal pada hari Jum’at tanggal  22 September 2017 Sekira Pukul 14.00 Wib Ahmad iskandar warga Desa Pauh Kec. Rawas Ilir Kab.  Muratara yang merupakan mantan security PT. Tripeni datang ke rumah  Zaenuri di Rt. 09 Rw. 02 Dusun Pauh Desa Simpang Tungkal Kec. Tungkal Jaya kab. Muba.

Tersangka bersilaturohmi dan menawarkan kepada Zaenuri mengenai lowongan pekerjaan di Pt. Tripeni alamat di Kec.  Sungai Lilin sebagai Security dengan syarat pemohon bisa melengkapi Administrasi yang dibutuhkan dan menyerahkan uang pada pelaku sebesar Rp. 7 juta per orang  dengan rincian uang tersebut akan digunakan untuk keperluan Diksar Satpam di Palembang sebesar Rp. 4.700 ribu dan Uang penempatan security sebesar Rp. 2.300 ribu.

Karena merasa yakin lanjut Mantan Kanit Tipikor Polres Muba ini korban menemui Zaenuri yang menyebarkan informasi tersebut, sudah 14 orang yang tertipu rata rata sudah menyetorkan uang yang diminta.

Ke 14 orang tersebut sebelumnya ada melakukan pertemuan dirumah Zaenuri, saat itu pelaku menjanjikan kepada 14 orang tersebut akan mulai bekerja pada tanggal 15 Oktober 2017, namun hingga tiba waktu yang telah dijanjikan ke 14 orang tersebut tidak kunjung dapat panggilan untuk bekerja, kemudian pelaku menjanjikan kembali kepada para korbannya bahwa pada tanggal 22 Nopember 2017 nanti semuanya akan dipanggil dan bekerja namun lagi – lagi apa yang dijanjikan oleh pelaku tidak bisa direalisasikan korban untuk dapat bekerja di PT Tripeni.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan didapat alat bukti yang cukup Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Heri Suprianto, Kamis(25/1/18) langsung memimpin penangkapan terhadap Ahmad Iskandar ditempat persembunyiannya di Desa Pauh Kec. Rawas ilir Kab. Muratara dan saat ini pelaku sudah kita amankan dipolsek guna pemeriksaan lebih lanjut dan akan kita jerat dengan pasal  378 Kuhp.

Lebih lanjut terkait masalah tersebut beliau menghimbau kepada masyarakat agar dapat berhati-hati, telusuri dahulu kebenaran atas informasi yang diterima agar tidak menjadi korban penipuan dan apabila ada masyarakat lainnya yang tertipu atas kejadian tersebut silakan lapor kePolsek tungkal jaya atau kantor polisi terdekat yang ada diwilayah polres Musi Banyuasin. (ADIE S)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *