Breaking News hukum & kriminal Musi Banyuasin

Diinterogasi Polisi Mengakui Curat, AG dan Abdul Gani Mendekam di Hotel Prodeo Mapolsek Babat Toman

MUBA, Meteorsumatera

Rabu 29 Juli 2020 sekitar pukul 04.30 Wib di Lingkungan I Rt 11 Rw 04 Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), telah terjadi Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (CURAT) diduga dilakukan oleh dua orang tersangka yakni “AG, 17 tahun, pengangguran, warga Lk. II Rt. 04 Rw. 02 Kel. Babat Kec. Babat Toman Kab. Muba dan Abdul Gani Bin Acong Umar, 25 tahun, swasta warga Dusun III Desa Sungai Napal Kec. Batanghari Leko Kab. Musi Banyuasin terhadap korban adalah Budi Harianto, 41 tahun Lk. I Rt. 11 Rw. 04 Kel. Babat Kec. Babat Toman Kab. Musi Banyuasin.

Modus kedua tersangka ini melakukan aksi kejahatannya dengan cara kedua tersangka ini mengambil 3 unit handphone milik korban Merk OPPO A 3s warna ungu sebanyak 1 unit, Merk OPPO A1 K sebanyak 1 unit dan handphone merk Realme C2 sebanyak 1 unit yang pada saat itu ke 3 handphone tersebut berada didalam rumah korban kemudian kedua tersangka dengan menggunakan stik pancing yang telah dimodifikasi dengan menggunakan jaring wadah ikan dan disambungkan dengan 2 buah bambu sepanjang 4 meter dan 2 meter kemudian kedua tersangka memasukan stik pancing tersebut dari celah dinding dapur rumah korban yang pada saat itu handphone milik korban berada di dekat televisi sebanyak 2 unit dan 1 unit handphone berada di dalam kamar anak korban kemudian setelah berhasil mengambil 3 unit handphone milik korban tersebut tersangka juga mengambil 1 buah tas slempang yang berisikan 1 lembar E-KTP atas nama korban , 1 lembar ATM Bank BNI atas nama korban dan 1 lembar STNK motor honda Vario atas nama Hj Surnawati Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian di taksir Sebesar Rp. 5.000.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babat Toman.

Kapolres Muba Akbp Yudhi Surya Markus Pinem SIk melalui Kapolsek Babat Toman Akp Ali Rojikin SH ketika dikonfirmasikan membenarkan peristiwa Curat tersebut. Menurut Perwira Balok Tiga itu, setelah mengetahui harta bandanya hilang korban melaporkan ke Mapolsek Babat Toman.

Sesuai Laporan Polisi No : LP / B- 27 / VII /2020 / Sumsel / Muba / Sek Bbt, tgl 29 Juli 2020. Kemudian pihaknya lanjut Kapolsek melakukan penyelidikan, Rabu 29 Juli 2020 sekira jam 21.00 Wib Unit Reskrim Polsek Babat Toman mendapat informasi bahwa Kedua tersangka sedang melakukan transaksi jual beli handphone yang dicurigai hasil dari kejahatan kepada Hoirul dengan Harga Rp. 750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Tidak mau buruannya lepas Tim Reskrim Polsek Babat Toman dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Joharmen SH MSi langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka yang pada saat itu sedang bersamaan dirumahnya tersangka AG.

Pada saat dilakukan penangkapan selain mengamankan kedua tersangka Tim unit Reskrim Polsek Babat Toman berhasil mengamankan 2 unit handphone merk OPPO A1K warna ungu dan Handphone Realme C2 Warna Biru yang pada saat itu berada di tangan tersangka kemudian pada saat dilakukan penggeledahan badan terhadap tersangka AG didapat uang tunai sebesar Rp. 378.000, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Babat Toman guna dilakukan penyidikan, terang Ali.

Selanjutnya setelah diinterogasi tersangka mengakui telah melakukan tindak pidana Curat korban dengan mengambil 3 buah handphone milik korban yang pada saat itu berada didalam rumah korban dengan menggunakan 1 buah Stik pancing yang telah dimodifikasi dengan jaring wadah ikan kemudian di sambungkan dengan 2 batang bambu dengan panjang 4 meter dan 2 meter kemudian salah satu handphone yang dicuri oleh Tersangka telah dijual kepada sdr HOIRUL dengan harga Rp. 750.000 ( Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ) dan 2 handphone lainnya didapat dari rumah tersangka AG.

Kemudian jelas Kapolsek, tas slempang yang berisikan 1 Lembar E – KTP atas nama korban , 1 lembar ATM Bank BNI atas nama korban dan 1 lembar STNK Motor Vario atas nama Hj Surnawati AS, tersangka akui tas slempang tersebut dibuang tersangka AG di seputaran rumahnya kemudian tersangka juga mengakui uang hasil dari penjualan Handphone kepada Hoirul sudah dibelikan makanan dan sisa uang hasil penjualan Handphone tersebut Rp. 378.000 didapat pada saat dilakukan penggeledahan dibadan Tersangka AG.

Atas perbuatannya tersebut kedua tersangka sedang diisolasi di Hotel Prodeo Mapolsek Babat Toman yang cukup lama bukan karena terpapar Pandemi Covid-19 melainkan karena perbuatannya melanggar hukum. (Imam)