Suparman Sy Bahri, Ketua Partai Gelora Musi Banyuasin
Breaking News Musi Banyuasin Politik Uncategorized

Suparman Sy Bahri, Pimpin Partai Gelora Musi Banyuasin

MUBA, Meteorsumatera

Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) walau baru beberapa hari resmi dinyatakan sebagai Partai Politik oleh Kemenkumham RI namun struktur kepengurusan di seluruh tanah air sudah terbentuk dan siap bersaing dengan Partai lama di Indonesia.

Partai Gelora di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah terbentuk dan Suparman Sy Bahri menahkodai Partai yang diketuai Anis Matta ini.

Saya sebagai Ketua Partai Gelora Kabupaten Musi Banyuasin sangat bersyukur atas terbitnya SK Menkumham tepatnya 10 hari terakhir menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, atas diterbitkannya SK tersebut maka Partai Gelora Rakyat Indonesia ini resmi sebagai Partai Politik oleh Kemenkumhum, ujar Suparman.

Penyerahan SK tersebut lanjut Mantan Anggota DPRD Muba ini, Insya Allah sehabis lebaran ini akan diterima oleh Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta.

Walau masih seumur jagung namun infrastruktur Partai ini cepat menjalar ke seluruh Indonesia, bukan hanya Tingkat Provinsi (DPW) juga merambah ke Kabupaten/Kota se Indonesia termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin ini, tegas Parman. .

Partai Gelora di Muba sendiri nama Partai Gelora sudah dikenal masyarakat dengan kepengurusan dari tingkat tingkat Kecamatan dan Desa, terangnya.

Suparman Sy Basri merupakan politisi yang sangat dikenal sehingga akan mudah untuk mensosialisasikan Partai ini “Alhamdulillah di saat bulan penuh barokah, dan umat Islam menuju kemenangan, saat menunggu dan menjemput malam Laitul Qodar, ada hikmah terselesaikannya proses verifikasi Partai di saat waktu yang baik, SK Menkumham tentang pengesahan badan hukum Partai Gelora Indonesia diterbitkan,” tutur Suparman Bahri.

Suparman Bahri menyebut, SK Kemenkumham itu hikmah yang baik buat para pengurus, kader, simpatisan dan bagi seluruh rakyat Indonesia. SK Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-11.AH.11.01 tahun 2020 menyatakan Gelora sah menjadi salah satu Partai Politik di Indonesia.

“Kami pengurus  DPD Partai Gelora Indonesia Kabupaten Muba memohon dukungan, khususnya warga Muba , semoga kami dapat bersama bersama masyarakat di bumi Serasan Sekate ini berjuang dan berpartisipasi dalam  membangun Kabupaten yang kita cintai ini,”katanya.

Kita sudah punya Arah Baru Perjuangan Rakyat Indonesia untuk ikut membangun masyarakat Indonesia  yang lebih berkualitas dan bermartabat. kita  sudah memiliki pengurusan di seluruh Musi Banyuasin, baik kecamatan  maupun desa, tuturnya.

Suparman menjelaskan Ketua Umum Partai Gelora Politisi yang banyak pengalaman di Partai salah satunya pernah menjadi Sekjen dan Presiden PKS mengaku ingin meninggalkan pemisahan politik lama antara golongan kanan, tengah, dan kiri atau antara islam dengan nasionalisme. Sebab pemisahan tersebut telah menyebabkan Indonesia tidak bersatu sepenuhnya.

“Karena pemetaan seperti ini, pembelahan dalam masyarakat gampang terjadi seperti pada Pilpres 2019 yang baru terjadi,” ujarnya.

Pergeseran politik Anis tampak pada sistem kaderisasi dan struktur organisasi Partai Gelora Indonesia Sistem kaderisasi, kata dia, dibangun di atas ide dasar rumusan model manusia Indonesia yang bercirikan relijius, berpengetahuan, dan sejahtera.

Karena itu Partai Gelora bersifat terbuka dan pluralis akan lebih diwujudkan dari sekedar wacana.

Di Gelora Indonesia juga tidak ada Dewan Syura yang biasanya diisi oleh para figur yang dianggap punya otoritas keagamaan lebih, dengan keputusan yang cenderung mutlak. “Majelis syuronya bernama Majelis Permusyaratan Nasional tapi diambil dari dewan pendiri. Kita disini menjaga semangat kolaborasi, egaliter, dan pola hubungan hierarkis kita coba hilangkan,” ujarnya mengakhiri. (Imam)

Add Comment

Click here to post a comment