Breaking News Ogan Komering Ilir

Midang Morge Siwe, Adat Budaya Yang Harus Dilestarikan

OKI, Meteorsumatera – Kabupaten OKI memiliki beragam wisata budaya, yang salah satunya dinamakan midang. Midang merupakan kegiatan arak-arakan atau lebih mirip karnaval dengan mengenakan pakaian adat daerah terutama pakaian adat pengantin pernikahan.

Dan biasanya midang ini digelar untuk acara pernikahan guna mengarak kedua mempelai yang akan dinikahkan. bahkan kini telah menjadi jadwal rutin setiap tahunya pada kemeriahan hari raya Idul Fitri dan telah menjadi agenda wisata nasional.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE, yang diwakili oleh Sekda OKI, H. Husin, S.Pd, MM, Jum’at (7/6) saat penyambutan Arakan Midang Idul Fitri mengatakan bahwa Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI, Ir. Ifna Nurleila mengatakan, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.

“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.

“Ini (Midang) sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya.

Saat dibincangi pada kegiatan tersebut, Ketua RT O1 Kelurahan Mangun Jaya sekaligus menjabat Ketua Ikatan Talikasih Wartawan (ITAKWA) Kab.OKI, A Rahman MZ mengatakan, Untuk mengingat sembari mempelajari serta dapat melestarikan kembali Adat Istiadat Masyarakat Morge Siwe yang salah satunya adalah Adat Istiadat Midang yang semakin tergerus Zaman.
dengan adanya adat Midang ini bagi Generasi muda atau Generasi penerus, mereka nantinya dapat mengetahui adanya tata cara berpakaian adat pada saat acara pernikahan.

“Yakni mulai dari pakaian ganti pengantin sampai 7 kali berganti pakaian (mulah pang pitu besalen) sampai dengan tata cara berpakaian pengantin perempuan mengambilkan air buat masak pada pihak keluarga pengantin laki laki.

Kita berharap semoga Adat budaya serta tradisi yang menjadi salah satu aset Pariwisata di Kabupaten OKI ini untuk terus dapat di kembangkan sehingga tidak tergerus zaman, ” harapnya (Gani)

Add Comment

Click here to post a comment