Breaking News Musi Banyuasin

Waspada, Tidak Waspada Lewati Ruas Jalintimsum Nyawa Bisa Melayang

Banyuasin, Meteorsumatera –¬†Kerusakan ruas Jalintimsum Palembang-Jambi di wilayah Kabupaten Banyuasin yang kondisinya ada yang mengancam keselamatan jiwa bagi pengguna jasa sarana transpotasi jalan darat yang menuju Palembang-Betung atau sebaliknya baik bagi pengendara Roda Dua atau pun kendaraan angkutan Penumapang maupun barang atau kendaraan pribadi, sebab ada lubang yang menganga berdiameter satu meter lebih sudah lama hanya dibiarkan.

Posisi ruas jalan negara yang berlubang itu berada di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung tepatnya sekitar 100 meter dari lokasi pembangunan Masjid atau sekitar 100 meter dari kediaman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin.

Berlian warga setempat kepada wartawan media ini mengatakan kerusakan berlubang ruas Jalintimsum Palembang-Jambi yang terdapat didesanya itu sudah lama. Mubgkin sudah sekitar 5 tahunan lah, tetapi dalam perbaukanya hanya sekedar ditimbun-timbun begitu saja. Berlubangnya jalan itu karena gorong-gorongnya amblek ditambah setahun lalu ada galian pipa gas, sehingga tambah parah kerusakanya.

Sedihnya lagi kalau ada datang hujan, sedikitnya ada 5 unit rumah warga disekitar lokasi itu terendam, karena gorong-gorongnya yang mengalirkan air tersebut tersumbat dan anehnya pihak pemerintah terkait terkesan membiarkan begitu saja.

Yang perlu ekstra waspada khususnya bagi pemudik baik yang mengendari R2 atau R4 yang melintas dijalur lintas tujuan kearah Palembang khususnya pada malam hari, sebab posisi ruas jalan yang berlubang sudah berada di seperempat lebar ruas jalan, sambung Zulkarnain juga warga setempat.

Zulkarnain menambahkan, memang belum ada korbanya yang terjebab dikerusakan diruas jalan itu, mungkin itu yang jadi alasan pihak terkait belum mau melakukan perbaikan secara permanen dan hanya diberi tanda bahaya dengan ditancapkan beberapa batang kayu saja dan tanda bahaya itupun warga setempat yang memasangnya.

Masih menurutnya kerusakan itu oleh warga sudah disampaikan kepada Kades bahkan kepada DPRD dan Pemkab Banyuasin saat ada kunjungan Bupati dan wakil Bupati di Desa Lubuk Karet, tetapi sampai saat ini masih saja dibiarkan menganga semacam itu.

” Jika dalam waktu dekat ini kerusakan jalan itu tak segera dilakukan perbaikan, apabila ada musibah dilokasi itu tentu akan jadi titik kemacetan diruas Jalintimsum Palembang-Jambi dan kabarnya pada lebaran Idul Fitri ini jalan Tol Palindra dan Tol Palembang-Lampung resmi dioperasikan, tentu volume kendaraan akan memingkat dan Jalintimsum Palembang-Jambi ini akan mengalami kepadatan volume kendaraan”, ungkap Zulkarnain.

Terpisah, Muhammad yang nama kerenya disapa ” Bodong” anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Banyuasin belum lama sempat berbincang dengan wartawan diruang komisi mengatakan mengapa jalan negara yang ada diwilayah Banyuasin saat ini seolah sengaja dibiarkan rusak sampai separah itu, komentarnya itu justru menjadi polemik, sebab sebagai wakil rakyat Banyuasin dan konisinya yang membidangi permasalahan inprastrutur itu, tetapi seolah tidak memiliki pemahaman dalam fungsinya.

Sementara, para pekerja tambal sulam ruas Jalintimsum Palembang-Jambi dari Balai Besar Sumsel saat diminta komentarnya enggan berbicara masalah kerusakan jalan yang satu berbentuk gorong-gorong semacam ini dan ” mereka mengatakan pihaknya hanya mendapat tugas kerja untuk perbaikan jalan yang berlubang bukan perbaikan jenis gorong-gorong seperti itu”, jawabnya yang membatasi perbincanganya.(waluyo)